Upaya Pencegahan dan Tangkal Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat

0
383
Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo Saat Memberikan Keterangan Pers Kepada Wartawan Usai Acara Dialog di Hotel Utami Raya Juanda Sidoarjo, Kamis (19/10/2017).

Surabaya,Nawacita.co-Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) mengelar acara dialog interaktif tentang pencegahan radikalisme dan terorisme di masyarakat melalui literasi media. di Hotel Utami Raya Juanda, Sidoarjo, Kamis (19/10/2017).

Pada dialog kali ini dengan  tema “Literasi Media Sebagai Upaya Cegah dan Tangkal Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat” dengan peserta dari berbagai kalangan, seperti militer, tokoh pendidikan, wartawan, dan mahasiswa. Hadir sebagai narasumber, Yosep Adi Prasetyo selaku Ketua Dewan Pers, Dr. Soubar Isman SH, MH selaku Ketua FKPT Jatim.

Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, mengatakan media memiliki peran penting bagi masyarakat dan negara. “Media dapat memainkan peranan penting untuk menjelaskan kepada masyarakat, kita tahu fungsi media menurut undang-undang adalah menjadi kontrol sosial,” ungkap Yosep.

Media, lanjut Yosep, dapat menemukan berbagai macam persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh masyarakat sekitar. Saat menemukan permasalahan, media dapat menyampaikannya melalui berita. Melalui penyampaian di berita tersebut, para pemegang kewenangan dan kebijakan akan sadar, bahwa masih banyak permasalahan yang harus dihadapi di masyarakat.

Nawacita.co“Temukan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat sekitar. Sampaikan melalui berita, supaya, para pemegang kebijakan sadar, ada permasalahan-permasalahan yang harus dihadapi di masyarakat,” tandasnya.

Adapun Yosep Adi Prasetyo menyoroti banyaknya media daring yang berisi berita bohong atau hoaks yang bersifat provokasi dan menyebarluaskan paham radikal. “Jumlahnya ribuan. Dan ini harus ditertibkan dan diproses hukum. Saya tegaskan bahwa media online hoax ini bukan merupakan produk jurnalistik dan dapat diproses hukum,” pungkas pria yang dua kali menjabat komisioner di dewan pers ini. (Dny)

 

LEAVE A REPLY