Polisi Menahan 2 Pelaku Intimidasi dan Persekusi, FPI Beri Bantuan Hukum

0
416
Ilustrasi FPI
Ilustrasi FPI

Jakarta, Nawacita – Polisi telah menahan 2 terduga pelaku intimidasi dan persekusi terhadap M (15), di Cipinang, Jakarta Timur. Pihak Front Pembela Islam (FPI) sedang memberi bantuan hukum kepada mereka.

“Masyarakat yang ditangkap sedang ditangani,” ujar Jubir FPI, Slamet Maarif saat dikonfirmasi, Jumat (2/6/2017).

Slamet tak menjelaskan lebih lanjut terkait status dua orang yang ditahan polisi tersebut. Namun, Slamet memastikan FPI memberi bantuan hukum.

“(Dibantu) oleh Bantuan Hukum FPI (BHF),” tegas Slamet.

Sebelumnya diberitakan, dua orang tersebut ditangkap polisi Kamis (1/6/2017) malam. Polisi membenarkan satu dari dua tertahan merupakan anggota FPI.

“Dua orang baru ditahan, dari FPI satu dan masyarakat sekitar,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan.

Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito, mengatakan pihaknya akan mengecek terlebih dahulu profil dua orang yang ditahan polisi terkait persekusi itu. Namun, sekata dengan Slamet, dia menyebut FPI akan mengulurkan bantuan hukum.

“Saya belum tahu, nanti saya cek. Kalaupun dia anggota atau bukan, atau simpatisan terhadap perjuangan ulama, ya kita akan bantu. Dia dari kelompok manapun kalau memang dia minta bantuan hukum kepada FPI, akan saya bantu,” jelas Sugito saat dikonfirmasi terpisah hari ini..

Sementara itu, dua orang lainnya terkait kasus persekusi ini masih diperiksa dan didalami perannya. Dua orang lainnya itu berperan sebagai pihak yang merekam video dan pihak memviralkan.

“Alasannya bela ulama selama muslim, nggak suka ulamanya dihina-hina,” sebut Hendy.

M menjadi korban persekusi atau perburuan sewenang-wenang. M dan keluarganya dievakuasi dari kediamannya di Cipinang Muara, Jakarta Timur, Kamis (1/6) sore kemarin. Saat itu, polisi mengatakan ada pemukulan kepada M berdasarkan video yang beredar.

Sumber: detik

LEAVE A REPLY