LPT PCNU Bojonegoro Hadirkan Pakar Malaysia dalam Seminar Internasional Pengelolaan Jurnal
Bojonegoro, Nawacita – Lembaga Pendidikan Tinggi (LPT) PCNU Bojonegoro berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri (UNUGIRI) Bojonegoro menyelenggarakan International Seminar on Peer Reviewer and Journal Editorial Excellence, Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional dan nasional sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola jurnal ilmiah dalam menghadapi tantangan publikasi akademik yang semakin berkembang.
Seminar yang dilaksanakan di ruang Smartclass UNUGIRI tersebut menghadirkan Assoc. Prof. Ts. Dr. Juliana Brahim dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia yang membawakan materi Building Reviewer Competence for High-Quality Scholarly Publications. Selain itu, hadir pula Dr. Fifi Khoirul Fitriyah, Ketua ARJUNU sekaligus Kepala Subdirektorat Riset, Inovasi, dan KI UNUSA, yang menyampaikan materi Strategies to Enhance Journal Visibility and Attract International Authors and Reviewers.
Peserta seminar berasal dari berbagai perguruan tinggi dan pengelola jurnal ilmiah. Selain seluruh pengelola 19 jurnal di lingkungan UNUGIRI, kegiatan ini juga diikuti peserta dari berbagai daerah, di antaranya Lamongan, Nganjuk, Mojokerto, Ngawi, Bondowoso, hingga Madura. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan penguatan jejaring antarpengelola jurnal.
Ketua LPT PCNU Bojonegoro sekaligus Kepala LPPM UNUGIRI, M. Ivan Ariful Fathoni, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kompetensi pengelola jurnal, baik dari sisi penyuntingan maupun proses peer review, agar kualitas publikasi ilmiah terus meningkat.
“Seminar ini kami selenggarakan untuk memperkuat kompetensi para pengelola jurnal ilmiah. Seluruh pengelola 19 jurnal di lingkungan UNUGIRI kami libatkan, sekaligus membuka kesempatan bagi peserta dari berbagai daerah seperti Lamongan, Nganjuk, Mojokerto, Ngawi, Bondowoso, hingga Madura untuk belajar bersama dan saling berbagi pengalaman,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antarpengelola jurnal menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya akademik yang produktif serta memperluas jejaring kerja sama antarlembaga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi ruang pengembangan kapasitas yang berkelanjutan. Melalui diskusi dengan para narasumber dan peserta dari berbagai institusi, pengelolaan jurnal di masing-masing kampus dapat terus berkembang sesuai standar publikasi ilmiah yang baik,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) UNUGIRI, Saifuddin Idris, mengajak seluruh peserta mengikuti seminar secara serius agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pengelolaan jurnal maupun pengembangan kompetensi akademik di institusi masing-masing.
“Peningkatan kompetensi dalam pengelolaan jurnal perlu diikuti dengan kesungguhan untuk terus belajar. Saya berharap seluruh peserta mengikuti setiap sesi dengan baik karena manfaatnya tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga akan berdampak pada peningkatan kompetensi dosen serta mutu perguruan tinggi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hasil dari kegiatan semacam ini diharapkan dapat diwujudkan dalam bentuk peningkatan kualitas publikasi ilmiah, pengelolaan jurnal yang semakin baik, serta kontribusi nyata terhadap pengembangan budaya akademik di kampus.
“Apa yang diperoleh dari seminar ini hendaknya dapat diimplementasikan dalam pekerjaan sehari-hari. Ketika kompetensi meningkat dan pengelolaan jurnal semakin berkualitas, manfaatnya akan dirasakan oleh kampus masing-masing, baik dalam penguatan riset, publikasi, maupun reputasi akademik,” pungkasnya.
Reporter: Parto Sasmito


