Friday, June 19, 2026

Geopark Bojonegoro Matangkan Persiapan Menuju Pengakuan UNESCO

Geopark Bojonegoro Matangkan Persiapan Menuju Pengakuan UNESCO

Bojonegoro, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus mematangkan persiapan Geopark Bojonegoro menuju pengakuan sebagai Aspiring UNESCO Global Geopark (aUGGp). Salah satu langkah strategis dilakukan melalui kegiatan kunjungan lapang pra-validasi yang digelar pada Kamis (18/6/2026) sebagai simulasi penilaian lapangan sebelum proses evaluasi internasional.

Kegiatan ini melibatkan tim pendamping dari Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta berbagai pemangku kepentingan untuk mengukur kesiapan kawasan geopark, mulai dari kualitas pengelolaan situs, penyampaian narasi, hingga kesiapan pemandu dalam menghadapi asesor UNESCO.

Rangkaian kegiatan diawali di Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Bojonegoro. Di lokasi ini, peserta meninjau fasilitas pendukung sekaligus memperoleh paparan mengenai keragaman geologi (geodiversity), keanekaragaman hayati (biodiversity), sejarah kehidupan, serta berbagai informasi yang menjadi identitas Geopark Bojonegoro.

Selanjutnya, rombongan melakukan peninjauan ke sejumlah geosite dan biosite unggulan yang akan menjadi bagian dari proses evaluasi UNESCO.

Dewan Pakar Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), Rudy Suhendar, menilai Bojonegoro memiliki karakter yang sangat kuat dibandingkan kawasan geopark lainnya. Menurutnya, narasi yang dibangun di setiap lokasi harus mampu menunjukkan keterkaitan antar-situs sekaligus menonjolkan identitas khas daerah.

“Bojonegoro memiliki karakter yang khas melalui cekungan migasnya. Ini perlu menjadi kekuatan yang ditampilkan dalam setiap penjelasan kepada pengunjung maupun asesor,” ujarnya.

Masukan tersebut menjadi perhatian penting karena aspek interpretasi merupakan salah satu indikator yang dinilai dalam proses validasi UNESCO. Tidak hanya kekayaan geologi, tetapi juga bagaimana nilai tersebut mampu dikomunikasikan kepada pengunjung secara runtut, menarik, dan mudah dipahami.

Penguatan juga disampaikan oleh Prof. Hanang Samodra dari BRIN. Ia menekankan bahwa sebuah geopark tidak hanya berbicara mengenai batuan atau bentang alam, tetapi juga harus mampu menghubungkan unsur geologi, keanekaragaman hayati, dan budaya masyarakat yang hidup di dalamnya.

“Ketiga unsur tersebut harus saling terhubung sehingga dapat memberikan pemahaman yang utuh mengenai nilai yang dimiliki Geopark Bojonegoro,” jelasnya.

Usai dari Pusat Informasi Geologi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Biosite Belimbing di Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu. Kegiatan kemudian berlanjut ke Museum 13, Rumah Singgah Wonocolo, kawasan Teksas Wonocolo, hingga Formasi Wonocolo Hargomulyo yang menjadi bagian dari kawasan tambang minyak tradisional Bojonegoro.

Kawasan Wonocolo menjadi salah satu geosite unggulan karena merepresentasikan sejarah panjang eksploitasi minyak bumi di Indonesia yang masih berlangsung hingga saat ini melalui aktivitas penambangan tradisional. Nilai sejarah tersebut dipadukan dengan karakter geologi cekungan migas yang menjadi identitas utama Geopark Bojonegoro.

Di setiap lokasi, tim melakukan simulasi penjelasan sebagaimana saat asesor UNESCO melakukan penilaian. Para pemandu geopark dilatih menyampaikan informasi mengenai nilai geologi, hayati, dan budaya secara sistematis agar mampu memberikan pengalaman interpretasi yang utuh kepada pengunjung.

Kegiatan pra-validasi ini menjadi tahapan penting dalam mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu disempurnakan sebelum memasuki proses evaluasi Aspiring UNESCO Global Geopark.

Berbagai masukan dari KNGI dan BRIN diharapkan semakin memperkuat kualitas pengelolaan kawasan, penyajian informasi, hingga narasi besar Geopark Bojonegoro sebagai kawasan warisan geologi yang unik. Dengan mengangkat karakter cekungan migas, kekayaan biodiversitas, serta budaya masyarakat lokal, Bojonegoro optimistis mampu memenuhi standar UNESCO dan memperoleh pengakuan sebagai bagian dari jaringan geopark dunia.

Reporter: Parto Sasmito

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim Jconnect

Terbaru