Monday, May 4, 2026

Bunda Ani Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas Lewat Pelatihan Bersama Mie Burung Dara

Bunda Ani Dorong UMKM Kuliner Naik Kelas Lewat Pelatihan Bersama Mie Burung Dara

PASURUAN, Nawacita – Upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga terus dilakukan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pasuruan. Salah satunya melalui pelatihan usaha kuliner yang digelar bersama Mie Burung Dara di Gedung Kesenian Dharmoyudho, Senin 4 Mei 2026.

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk cooking class ini dibuka oleh Ketua TP PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo atau yang akrab disapa Bunda Ani, didampingi Wakil Ketua I TP PKK, Fitri Iswarida. Pelatihan tersebut diikuti pelaku UMKM kuliner yang ingin mengembangkan usaha mereka agar lebih kompetitif.

Bunda Ani menilai, potensi kuliner di Kota Pasuruan cukup besar, namun masih perlu didukung peningkatan kapasitas, baik dari sisi keterampilan maupun pengelolaan usaha.

“Potensinya sudah ada, tinggal bagaimana kita menguatkan dari sisi inovasi dan jejaring. Kolaborasi seperti ini penting agar pelaku UMKM tidak berjalan sendiri,” ujarnya.

Baca Juga: Adi Wibowo Rombak 138 Pejabat Pemkot Pasuruan, Sekda Diganti hingga Direktur PDAM Baru Ditunjuk

Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapat materi langsung dari Chef Elisa yang membagikan pengalaman seputar teknik memasak, pengolahan bahan, hingga cara penyajian yang lebih menarik dan bernilai jual.

Tidak hanya teori, peserta juga diajak praktik memasak berbagai menu berbahan dasar mi. Suasana berlangsung cukup hidup, dengan peserta yang aktif mencoba resep sekaligus berdiskusi seputar pengembangan usaha.

Menurut Bunda Ani, pelatihan semacam ini diharapkan bisa memberi dampak nyata, terutama dalam meningkatkan pendapatan keluarga.

“Harapannya, ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan. Bukan hanya soal rasa, tapi juga bagaimana produk dikemas dan dipasarkan dengan baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kota Pasuruan berharap kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk sektor swasta, bisa terus diperkuat. Dengan begitu, pelaku UMKM kuliner di daerah setempat memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Penulis : Rahmat

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru