Eri Cahyadi Buka ISOPLUS Marathon 2026, Targetkan Lebih dari 10 Ribu Pelari
SURABAYA, Nawacita – Walikota Surabaya, Eri Cahyadi resmi membuka ajang ISOPLUS Marathon 2026 di Lobby Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Kamis (16/4/2026). Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyatakan komitmennya untuk terus mendukung event lari tahunan ini agar menjadi ikon olahraga sekaligus penggerak ekonomi daerah.
Eri menegaskan bahwa ISOPLUS Marathon yang kini memasuki tahun kedua diharapkan dapat terus digelar setiap tahun dan menjadi identitas baru Kota Pahlawan. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
“Ini bentuk kerja sama pemerintah kota dengan ISOPLUS untuk menggerakkan ekonomi. Dengan inovasi seperti ini, kami bisa tetap memberikan pembangunan, mulai dari perbaikan rumah tidak layak huni hingga pendidikan dan kesehatan gratis,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, pada penyelenggaraan tahun sebelumnya, sekitar 9.000 pelari turut ambil bagian. Dampaknya terasa signifikan terhadap sektor pariwisata dan perhotelan di Surabaya. Untuk tahun 2026, pihaknya menargetkan jumlah peserta meningkat menjadi lebih dari 10.000 pelari.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Dorong Digitalisasi Parkir untuk Tingkatkan Transparansi
Pemkot Surabaya juga memastikan kesiapan infrastruktur dan kenyamanan peserta. Mulai dari penyiapan rute lari yang aman dan nyaman, pengamanan peserta, hingga rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan selama acara berlangsung.
“Surabaya harus semakin dikenal, baik secara nasional maupun internasional sebagai kota tujuan lari. Tapi yang terpenting, dampaknya bisa dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot bersama penyelenggara juga akan mengintegrasikan kegiatan ini dengan sektor pariwisata dan UMKM. Peserta yang datang lebih awal akan ditawarkan berbagai paket wisata, seperti susur Kalimas, serta aktivitas di kampung-kampung yang melibatkan pelaku UMKM lokal.
“Kami akan menyambut semuanya di Surabaya, dengan lapang hati kami, seluruh heritage yang ada di kota Surabaya dan tempat-tempat wisata yang ada di Surabaya,” ucapnya.
Jadi nanti sebelum acara lari kan sudah banyak yang datang, maka kita nanti bersama dengan isoplus itu membuka tempat pendaftaran siapa yang mau ke tempat susur kalimas, dan sebagainya,” imbuhnya.
Eri pun mengundang para pelari dari berbagai daerah untuk ikut serta dalam ajang ini. Ia memastikan kenyamanan dan sambutan hangat dari warga Surabaya bagi seluruh peserta, termasuk yang mengikuti kategori half marathon maupun full marathon.
Sementara itu, Rebecca Tanoyo menyampaikan bahwa Surabaya memiliki potensi besar sebagai tuan rumah event lari berskala nasional. Hal ini didukung oleh komunitas lari yang aktif serta posisi strategis kota sebagai hub kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap ISOPLUS Marathon sangat tinggi. Pada pelaksanaan tahun lalu, pelari merasakan kenyamanan berkat rute yang steril, keamanan yang terjaga, serta sambutan hangat dari warga.
“Surabaya ini salah satu kandidat kuat untuk menjadi tuan rumah race nasional seperti event lari besar lainnya di Indonesia. Tahun lalu saja pesertanya sudah membludak,” ujarnya.
Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan tingginya minat masyarakat, ISOPLUS Marathon 2026 diharapkan mampu menjadi ajang olahraga bergengsi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara menyeluruh.
Reporter : Rovallgio


