Monday, April 13, 2026

Delulu Dating, Tren Kencan Gen Z yang Lagi Viral di Medsos

Delulu Dating, Tren Kencan Gen Z yang Lagi Viral di Medsos

Jakarta, Nawacita | Di era media sosial, tren kencan terus berkembang. Salah satu yang sedang ramai dibicarakan adalah delulu dating. Istilah tersebut berasal dari kata delusional, yang menggambarkan pola pikir optimis, bahkan cenderung mengabaikan realita dalam menjalani hubungan.

Berbeda dengan pendekatan kencan generasi sebelumnya yang lebih hati-hati, delulu dating justru mendorong seseorang untuk tetap percaya bahwa hubungan akan berhasil, meski tanda bahaya (red flags) sudah terlihat jelas.

Melansir NDTV, delulu dating adalah mindset dalam hubungan di mana seseorang memilih untuk tetap optimis meski ada masalah, mengabaikan tanda-tanda buruk, serta percaya semuanya akan berjalan baik secara romantis. Alih-alih berhenti sejenak setelah patah hati, pelaku delulu dating justru langsung membuka diri kembali. Mereka mengikuti perasaan dan harapan, bukan logika atau kehati-hatian.

Jika dulu, kebanyakan orang saat putus akan memiliki reaksi yang cukup realistis, seperti sedih, refleksi diri, lalu perlahan move on. Namun Gen Z cenderung berbeda. Mereka lebih cepat kembali ke dunia kencan, tidak terlalu takut gagal, serta lebih berani mengambil risiko emosional.

Baca Juga: Ini Tips Agar Terhindar dari Predator Seksual di Aplikasi Kencan Online

Berikut beberapa tanda kamu atau seseorang sedang menjalani delulu dating:

  1. Mengabaikan red flag yang jelas
  2. Menganggap usaha kecil sebagai sesuatu yang besar
  3. Terlalu cepat berharap hubungan serius
  4. Percaya pasangan akan berubah seiring waktu
  5. Mengutamakan fantasi daripada realita

Meski terdengar negatif, tren ini juga punya sisi positif:

  1. Membantu Move On Lebih Cepat
    Daripada terjebak dalam kesedihan, kamu memilih untuk terus melangkah.
  2. Lebih Terbuka pada Pengalaman Baru
    Kamu jadi lebih berani mencoba hubungan dengan tipe orang yang berbeda.
  3. Belajar dari Kesalahan
    Setiap hubungan yang gagal memberi pelajaran tentang apa yang kamu inginkan dan tidak inginkan.

Namun, ada risiko yang perlu diperhatikan:

  1. Rentan Terjebak Hubungan Tidak Sehat
    Mengabaikan red flag bisa berujung pada hubungan toxic.
  2. Ekspektasi Tidak Realistis
    Terlalu berharap bisa membuat kekecewaan semakin besar.
  3. Siklus Patah Hati Berulang
    Tanpa refleksi, kamu bisa mengulangi kesalahan yang sama.

Delulu dating bisa jadi cara eksplorasi diri dalam mencari pasangan. Namun, penting untuk tetap menjaga keseimbangan antara harapan dan realita. Tidak salah untuk optimis, tetapi jangan sampai mengorbankan kebahagiaan dan kesehatan emosionalmu. wlpp

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru