Friday, March 27, 2026

Batalkan Wacana Sekolah Daring, Mendikdasmen: Pembelajaran di Sekolah Tetap Tatap Muka

Batalkan Wacana Sekolah Daring, Mendikdasmen: Pembelajaran di Sekolah Tetap Tatap Muka

Jakarta, Nawacita | Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pembelajaran di sekolah akan dilaksanakan secara tatap muka seperti biasanya. Hal ini merupakan hasil rapat lintas kementerian.

“Sesuai hasil rapat lintas Kementerian dan Pernyataan Pers Menko PMK pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa (tatap muka),” tutur Menteri Mu’ti saat dihubungi detikEdu, Rabu (25/3/2026).

Menurut Menteri Mu’ti pembatalan pembelajaran daring ini didasarkan pada alasan pertimbangan akademik dan upaya penguatan pendidikan karakter di sekolah. Dalam beberapa waktu ke depan, ia menyebut akan mengeluarkan Surat Edaran Menteri Dikdasmen terkait hal ini.

Surat Edaran Menteri akan memuat berbagai hal soal pembelajaran di sekolah di tengah krisis global. Aturan itu juga kemungkinan akan menjawab soal kekhawatiran akan learning loss jika sekolah kembali daring seperti pada saat pandemi COVID-19.

Baca Juga: Mendikdasmen Resmikan 6 Ruang Kelas Darurat di SMA Negeri 2 Meureudu Kabupaten Pidie Jaya Aceh

“Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan dalam Surat Edaran Menteri Dikdasmen. Tunggu saja,” katanya lagi.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno juga menegaskan bila pembelajaran siswa tetap berlangsung tatap muka. Ini merupakan hasil koordinasi antara Menko PMK dengan Mendikdasmen dan Menteri Agama (Menag).

Pratikno menyebut memang sempat ada diskusi soal kemungkinan metode hybrid daring dan tatap muka. Namun, setelah rapat lintas kementerian disimpulkan bila pembelajaran daring tidak menjadi urgensi saat ini.

Baca Juga: Mendikdasmen Tegaskan Sekolah Rakyat Beri Manfaat Besar bagi Peserta Didik

“Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum, baik yang berada di bawah Kemendikdasmen, Kemenag, dan Kemendiktisainstek. Ini prioritas. Ini utama,” kata Pratikno.

Selain anak sekolah, Pratikno mendukung keputusan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM). Ia menginstruksikan efisiensi di segala bidang.

Berbagai contoh langkah-langkahnya adalah memangkas dana perjalanan dinas nonesensial, optimalisasi pertemuan dan rapat dilakukan secara daring, dan penerapan flexible working arrangement (FWA) secara terukur.

“Pelayanan kepada masyarakat, peningkatan kualitas SDM, serta mendukung akselerasi pembangunan yang berkeadilan harus terus diperkuat dengan cara-cara yang lebih cerdas dan efisien,” ujarnya. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru