BLITAR, nawacita — Seleksi pemain Road to Soekarno Cup 2026 digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur berlangsung di Kota Blitar, Sabtu (7/3/2026). Sebelum mengikuti seleksi di lapangan, para calon pemain sepak bola muda terlebih dahulu diajak berziarah ke makam Proklamator RI Ir. Soekarno.
Prosesi ziarah di Kompleks Makam Bung Karno dimulai sekitar pukul 16.30 WIB. Para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Blitar Raya mengikuti kegiatan tersebut dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan kepada Presiden pertama Republik Indonesia.
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, mengatakan ziarah tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda melalui olahraga.
“Sepak bola bukan sekadar permainan. Bung Karno selalu menekankan pentingnya membangun karakter bangsa yang kuat, percaya diri, dan memiliki semangat gotong royong. Karena itu para pemain kami ajak datang ke makam Bung Karno agar mereka merasakan dan menyerap semangat perjuangan beliau,” ujar Daniel Rohi.
Setelah ziarah, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian takjil kepada masyarakat serta buka puasa bersama para peserta seleksi dan tim pelatih.
Selanjutnya pada pukul 20.00 WIB, para pemain mengikuti seleksi teknis di Stadion Gelora Supriyadi, Blitar. Tim pelatih dan pencari bakat Banteng Jatim FC U-17 menilai kemampuan teknis, fisik, serta mental bertanding para pemain.
Seleksi di Blitar merupakan bagian dari penjaringan pemain Banteng Jatim FC U-17 yang digelar DPD PDI Perjuangan Jawa Timur di lima wilayah. Kegiatan ini sebelumnya telah berlangsung di Banyuwangi dan akan berlanjut di Malang, Surabaya, serta Bangkalan.
Para pemain yang lolos seleksi akan dipersiapkan memperkuat Banteng Jatim FC U-17 dalam ajang Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda antarprovinsi yang diinisiasi PDI Perjuangan. Turnamen tersebut rencananya digelar pada Juli 2026 di Surabaya dan akan diikuti oleh 16 provinsi dari berbagai daerah di Indonesia.
Daniel Rohi menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan mencari pemain berbakat, tetapi juga membangun karakter generasi muda.
“Blitar adalah Bumi Bung Karno. Kami berharap dari tanah ini lahir pemain-pemain muda yang tidak hanya hebat bermain bola, tetapi juga memiliki disiplin, semangat perjuangan, dan karakter kuat sebagaimana nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno,” pungkasnya. (*)


