Hujan Deras Awal Tahun, Produksi Padi Jawa Timur Tetap Stabil
Surabaya, Nawacita.co – Tingginya curah hujan pada awal 2026 belum berdampak signifikan terhadap produksi padi di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan kondisi tersebut masih dalam batas aman dan terus dipantau secara berkala.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dipertan KP) Jatim, Dr. Ir. Heru Suseno, M.T., menjelaskan bahwa hujan deras yang terjadi pada Januari umumnya bersifat sementara dan cepat surut, sehingga tidak banyak mengganggu tanaman padi di lapangan.
“Memang curah hujan tinggi, tetapi sebagian besar hanya hujan deras sesaat dan segera surut. Dampaknya relatif kecil,” ujar Heru, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Pemprov Jatim Prediksi Produksi Padi 2026 Terkerek Berkat Luas Tanam Meningkat
Terkait laporan potensi puso seluas sekitar 3.000 hektare, Heru menegaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Oktober 2025. Pada periode itu, tanaman padi sudah memasuki masa panen, sehingga tidak mempengaruhi produksi tahun 2025.
Ia menambahkan, secara keseluruhan produksi padi Jawa Timur pada 2025 justru mengalami peningkatan signifikan hingga 13,8 persen dibanding tahun sebelumnya.
Pemprov Jatim memastikan akan terus memperbarui data dampak cuaca ekstrem, khususnya untuk periode Desember dan Januari, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas produksi pangan daerah.
Reporter: Alus



