Surabaya, nawacita – Terminal Tipe A Purabaya mencatat tingginya pergerakan penumpang dan kendaraan selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Berdasarkan data produksi sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026 pukul 13.00 WIB, tercatat sebanyak 32.509 unit kendaraan keluar-masuk terminal dengan total penumpang mencapai 594.436 orang.
Humas Terminal Tipe A Purabaya, Sarah Aritonang, mengatakan arus balik hingga Sabtu (3/1/2026) terpantau masih relatif landai sejak pagi hingga siang hari, baik untuk penumpang yang datang maupun yang berangkat.
“Puncak arus balik diprediksi terjadi besok, Minggu dan Senin. Hari ini pantauan kami arus balik masih landai dari pagi hingga siang, baik penumpang datang maupun berangkat,” ujar Sarah.
Ia menambahkan, jika dibandingkan dengan periode libur Nataru tahun sebelumnya, jumlah penumpang saat ini masih lebih rendah. Pada Nataru tahun lalu, Terminal Purabaya sempat mencatat pergerakan penumpang datang dan berangkat hingga sekitar 42 ribu orang per hari.
Terkait tarif angkutan, Sarah memastikan tidak ada kenaikan harga untuk layanan bus ekonomi, baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) maupun Antar Kota Antar Provinsi (AKAP). Kenaikan tarif hanya terjadi pada layanan bus patas, khususnya untuk rute AKAP.
“Untuk layanan ekonomi, baik AKDP maupun AKAP, tidak ada kenaikan tarif. Kenaikan hanya terjadi pada layanan patas, terutama AKAP, dengan kisaran sekitar 20 hingga 25 persen,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus balik, pihak Terminal Purabaya telah berkoordinasi dengan perusahaan otobus (PO) yang beroperasi agar menyiapkan armada cadangan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan PO untuk menyiapkan armada tambahan sekitar 10 hingga 20 persen dari armada masing-masing. Total kendaraan yang datang dan berangkat di Terminal Purabaya saat ini berkisar 2.000 hingga 2.200 unit,” pungkasnya.



