Saturday, February 14, 2026

Rayakan 4 Abad, Google Doodle Tampilkan Tempe Mendoan

Rayakan 4 Abad, Google Doodle Tampilkan Tempe Mendoan

Jakarta, Nawacita | Hari ini, Sabtu (29/10/2022) Google Doodle tampilkan tempe mendoan karya ilustrator Reza Dwi Setyawan yang berbasis di Semarang, Jawa Tengah. Melalui doodle ini Reza merangkum emosi dan pengalam sehari-hari dalam karya grafisnya. Khusus tentang tempe mendoan, ia mengilustrasikan apa yang dilihatnya setiap hari, bagaimana masyarakat berinteraksi, dan menemukannya setiap hari.

“Saya harap tempe menjadi lebih dikenal di luar Indonesia. Tempe adalah makanan sederhana dengan manfaat yang luar biasa,” kata Reza, sebagaiamana dikutip dari blog Google.

Ia menambahkan, sebagai orang Indonesia dirinya hampir setiap hari melihat tempe di piring makan, terutama tempe mendoan sebagai lauk.

- Advertisement -

“Memiliki kesempatan untuk membuat ilustrasi tentang sesuatu yang sangat dekat dengan saya tentu sangat menarik. Ada emosi dan pengalaman sehari-hari yang saya coba tangkap dalam karya seni,” tutur Reza Dwi Setyawan menjelaskan.

Tempe mendoan sendiri salah satu varietas tempe goreng di Indonesia yang merupakan bagian ikonik dari masakan Indonesia dan dinyatakan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada 21 Oktober 2021.

ilustrasi tempe mendoan
ilustrasi tempe mendoan

Protein nabati bergizi ini adalah makanan fermentasi berusia 400 tahun yang berasal dari Indonesia dan biasanya terbuat dari kedelai, tetapi dapat dibuat dari banyak kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan lainnya dengan proses fermentasi yang sama.

Tempe pertama kali didokumentasikan pada tahun 1600-an di Desa Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, Indonesia dan tercatat dalam Serat Centhini, kompilasi dua belas jilid kisah dan ajaran Jawa, ditulis dalam bentuk syair dan diterbitkan pada tahun 1814.

Sederet manfaat dijabarkan Amadeus Diandro Ahnan Winarno, co-founder Tempe Movement. Salah satunya soal kandungan fitoestrogen yang kerap disalahartikan sebagai estrogen.

“Ini yang digosipkan sebagai fitoestrogen, yang bikin takut memengaruhi kesuburan lelaki. Padahal, bukan persis estrogen, tapi molekulnya hanya mirip… Karena dari tanaman, si ilmuwannya bilang ya udah fitoestrogen. Ini yang bikin salah kaprah, jadi salah di branding-nya menurut saya,” ujar lelaki yang akrab disapa Andro dalam Nutriclass Sesi 3: Sustainable Living for a Healthier Life, secara virtual Kamis, 27 Oktober 2022.

Faktanya, fitoestrogen adalah senyawa bioaktif yang bermanfaat untuk kesehatan. Nama lainnya adalah isoflavon. Kandungannya sudah ada dalam kedelai, tetapi jumlahnya dilipatgandakan melalui proses fermentasi.

Baca Juga: Google Kenang Rasuna Said, Singa Betina Pergerakan Kemerdekaan Indonesia

Senyawa itu, menurut Andro, ibarat senyawa bonus bagi tubuh, berbeda dengan makronutrien dan mikronutrien yang bila tidak dipenuhi, akan berefek gangguan kesehatan.

“Badan kita enggak minta, tapi kalau kita kasih, badan akan makin sehat,” ucapnya.

Isoflavon banyak diteliti soal manfaatnya mencegah risiko kanker paru-paru dan kanker prostat. Di luar itu, tempe juga kaya akan vitamin B2, asam folat, kalsium, prebiotik, hingga serat.

“Seratnya tingkatkan bakteri baik, antioksidannya menurunkan bakteri buruk,” jelas dia yang akan berefek pada menurunkan risiko obesitas, kesehatan pencernaan, malnutrisi, anemia, kesehatan tulang, kesehatan jantung, dan lain-lain. lptn6

RELATED ARTICLES

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Terbaru