BMPS Usul Penataan SPMB demi Keseimbangan Sekolah Negeri dan Swasta
SURABAYA, Nawacita – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Badan Musyawarah Perguruan Swasta (DPN BMPS) Indonesia, Ki Dr. H. Saur Panjaitan XIII, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan sekolah swasta dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Sabtu (24/1/2025).
Menurut Saur Panjaitan, pendidikan nasional tidak bisa hanya bergantung pada sekolah negeri. Peran sekolah swasta justru sangat strategis, mengingat sebelum Republik Indonesia berdiri, lembaga pendidikan swasta telah lebih dulu hadir dan berkontribusi mencerdaskan bangsa.
Baca Juga: SPMB Jenjang SMA dan SMK di Jatim Prioritaskan Nilai Akademik Siswa
“Karena itu, BMPS mendorong agar paradigma masyarakat tidak selalu menganggap sekolah negeri sebagai satu-satunya pilihan,” ujarnya.
Dalam konteks kebijakan, BMPS juga mendorong perencanaan pendidikan yang lebih rasional, dimulai dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
“Dengan pemetaan jumlah lulusan dan daya tampung sekolah, diharapkan terjadi keseimbangan antara kuota sekolah negeri dan swasta,” Tandas Saur Panjaitan.
Ia juga mengatakan alokasi anggaran pendidikan, termasuk dana revitalisasi, juga diharapkan dapat dibagi secara proporsional agar kualitas pendidikan swasta semakin meningkat dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah. (Alus)

