Kusnadi, Mantan Ketua DPRD Jawa Timur Meninggal Dunia
Nawacita – Dunia politik Jawa Timur kembali berduka. Kusnadi, mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, dikabarkan meninggal dunia. Kabar duka tersebut menyisakan kehilangan mendalam, khususnya bagi keluarga besar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan para pelaku politik di Jawa Timur.
Almarhum dikenal sebagai tokoh politik senior yang telah lama berkiprah di panggung politik. Sebagai kader senior PDIP, Kusnadi aktif terlibat dalam berbagai dinamika politik daerah serta kegiatan pemerintahan dan kepartaian. Sepanjang perjalanan kariernya, ia pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, baik di struktur partai maupun lembaga legislatif.
Baca Juga: Penampakan Kusnadi, Eks Ketua DPRD Jatim yang Sempat Dilaporkan Hilang
Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Budi Sulistyono, mengenang Kusnadi sebagai sosok pemimpin yang mengedepankan musyawarah dan persatuan dalam organisasi.
“Yang kita kenal selama ini, Pak Kusnadi ini berharap memimpin tanpa ada konflik. Selalu beliau ingin semuanya bisa dibicarakan, bisa dikerucutkan menjadi kepentingan partai sehingga semua terakomodasi. Itu ciri khas beliau,” ucap Budi Sulistyono.
Menurutnya, Kusnadi juga menjadi panutan bagi banyak kader dalam menjalankan langkah-langkah politik. Nilai komunikasi yang baik selalu menjadi pedoman yang ditanamkan almarhum kepada para penerusnya. Sehingga PDI Perjuangan Jatim sangat kehilangan sosok Kusnadi yang selama ini menjadi panutan.
Baca Juga: Siapa Kusnadi yang Bikin Geger Surabaya Hari Ini? Berikut Profil Lengkapnya
“Ya tentu saja karena beliau sebenarnya banyak menjadi panutan kita di berbagai langkah politik, baik saat beliau menjadi sekretaris maupun ketua. Banyak hal yang masih kita pedomani, terutama soal komunikasi, itu yang selalu kita pakai,” ujarnya.
Kepergian Kusnadi menjadi kehilangan besar bagi dunia politik Jawa Timur. Dedikasi dan pengabdiannya selama ini diharapkan tetap menjadi teladan bagi generasi penerus dalam membangun politik yang menjunjung tinggi dialog dan kebersamaan.
Reporter : Rovallgio

