Wabup Jember Sebut Problem Kemiskinan Kota dan Desa
Jember, Nawacita.co – Wabup Jember Djoko Susanto menyebut pengentasan kemiskinan harus jadi muara dari semua kebijakan. Hal itu disampaikan saat dialog publik di Cafe Kemiri Panti Jember, (08/10/2025).
Menurutnya kemiskinan harus dilawan dengan berbagai pola dan program yang terarah dan terukur, “problem kemiskinan di kota dan desa berbeda. Kalau di desa, sumber daya alamnya melimpah tapi terkendala kemampuan dalam mengelolanya kekayaan alam yang ada. Sedangkan di kota, sumber daya manusianya cukup namun terkendala oleh sumber daya alamnya,” ucap Wabup saat di wawancarai awak media.
Oleh karena itu, lanjut Djoko. Salah satu yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah mengoptimalkan potensi pertanian karena Jember adalah daerah agraris.
“Banyak sektor pertanian, tidak hanya berbicara soal produktivitas, tapi bagaimana membangun ekosistem di sektor pertanian, dan sejahtera dengan sektor pertanian,” katanya.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Jember Sebut Semua SPPG di Jember Belum Punya Sertifikat SLHS
Djoko menjelaskan,” yang memproduksi pertanian orang desa, sedangkan yang berjualan orang kota. Kalau ekosistem ini berjalan dengan baik, siapa berperan apa, dan kapan harus berbuat, rantai perekonomian jadi bergerak serentak,” jelasnya.
Ditempat yang sama Widarto wakil ketua DPRD Jember mengungkapkan, untuk mengurangi angka kemiskinan, selain memberdayakan potensi pertanian, juga dengan dua hal yakni , tekan sisi pengeluaran, dan genjot sisi pendapatannya.
“Kalau dari sisi pengeluaran sebenarnya Jember sudah mengalami trend positif. Salah satu pengeluaran yang cukup besar adalah biaya kesehatan ketika seseorang di dera penyakit , banyak orang hilang harta karena sakit dan ujung-ujungnya jatuh miskin,”ucap Widarto.
Dia menjelaskan, Pemkab Jember melalui UHC Prioritas seharusnya pengeluaran di sektor kesehatan sudah berkurang.Dan juga di sektor pendidikan, juga ada beasiswa.
“Maka yang perlu di genjot pendapatannya, salah satunya adalah meningkatkan UMKM.
Tapi baik dari sisi permodalan, pendampingan sampai akses pasarnya,” pungkasnya.
Reporter : Mujianto










