Puskesmas Lespadangan, Faskes Bergaya Loji Belanda di Mojokerto
Mojokerto, Nawacita – Saat berkunjung ke Puskesmas Lespadangan Kabupaten Mojokerto, istilah “unik” mungkin langsung terlintas di benak Anda. Fasilitas medis tingkat pertama di Kanal, Gedeg, memiliki ciri khas karena bertempat di sebuah bangunan bersejarah dari zaman Belanda. Fasilitas yang ditawarkan puskesmas cukup memadai, meski terkesan tua karena bangunan yang ditempatinya.
Secara geografis, puskesmas Lespadang terletak di Jalan Raya Bagusan 17 di Desa Terusan. Karena hanya berjarak kurang lebih tiga kilometer dari Alun-Alun Kota Mojokerto, fasilitas kesehatan ini relatif dekat dengan Kota Mojokerto.
Dari luar bangunan terlihat kuno, bila dilihat sekilas dari jalan raya, yang nampak adalah model bangunan berbentuk Loji berarsitektur zaman Belanda.
Dari depan dapat dijumpai pintu dari kayu yang tinggi dan besar. seperti ciri khas bangunan zaman Belanda pada umumnya. Uniknya meski cuaca panas, hawa sejuk masih dapat dirasakan dari dalan gedung, karena atap plafon yang tinggi dan ventilasi yang sangat baik.
Baca Juga : Kemenkes akan Penuhi Kebutuhan USG di Semua Puskesmas
Rata-rata 60 pasien setiap hari menggunakan berbagai layanan kesehatan di puskesmas ini. Terkait jam layanan, operasional puskesmas tutup pada Minggu. Jam pelayanan yang diberikan mulai pukul 08.00-11.30 setiap Senin hingga Kamis. Pelayanan pada Jumat hanya buka mulai pukul 07.30-10.00, sedangkan untuk Sabtu mulai pukul 07.30-11.00.
Jangkauan layanan puskesmas ini meliputi empat desa di Kecamatan Gedeg, yaitu Terusan, Sidoharjo, Kemantren, dan Balongsari. Layanan kesehatan yang dapat diakses yaitu poli umum, poli gigi, serta kesehatan ibu dan anak (KIA), dan keluarga berencana (KB).
Pelayanan Puskesmas Lespadangan cukup memadai, meskipun bangunannya dianggap kuno. Masih ada tiga bangunan baru dengan berbagai fasilitas yang terlihat dari belakang struktur aslinya.
Meski tidak termasuk puskesmas rawat inap, puskesmas ini juga memberikan layanan persalinan. Untuk ibu hamil anggota BPJS Kesehatan bisa mengakses layanan antar jemput menggunakan mobil ambulans saat melahirkan. Setiap persalinan minimal ditangani satu dokter dan dua bidan.
Baca Juga : Hari Pertama bekerja , Wakil Walikota Armuji sidak pelayanan Kelurahan dan Puskesmas
“Untuk 2023 ini, ada tambahan pemeriksaan untuk ibu hamil. Pemeriksaan itu selama sembilan bulan dilakukan enam kali, dari sebelumnya cuma empat kali. Ada juga pemeriksaan USG bagi ibu hamil yang dilakukan dokter umum,” ucap Kepala UPT Puskesmas Lespadangan Dr Nurul Agustien pada Kamis (23/3/2023).