Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ

0
524
Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ
Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ

Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ: Kemampuan Kecerdasan Manusia

JAKARTA, Nawacita – Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ, Setiap individu memiliki potensi diri, dan setiap potensi antara satu individu dengan individu yang lain pastilah berbeda. Potensi diri tersebut dibedakan menjadi dua, yakni potensi fisik dan potensi psikis. Potensi fisik menyangkut dengan keadaan dan kesehatan tubuh ( kurus, gemuk, dan lain-lain), wajah ( ganteng, jelek, cantik dan lain-lain), dan ketahanan tubuh ( mudah sakit atau tahan sakit ).

Sedangkan potensi psikis berhubungan dengan IQ ( Intelligence Quotient ), EQ ( Emotional Quotient ), SQ ( Spiritual Quotient ), AQ ( Adversity Quotient ),CQ ( Creativity Quotient ), dan ESQ ( Emotional Spiritual Quotient yang merupakan gabungan dari EQ dengan SQ ).

1.Pengertian IQ ( Intellegence Quotient )

IQ merupakan kepanjangan dari Intelegence Quotient yang artinya ukuran kemampuan intelektuas, analisis, logika, dan rasio seseorang. IQ adalah istilah kecerdasan manusia dalam kemampuan untuk menalar, perencanaan sesuatu, kemampuan memecahkan masalah, belajar, memahaman gagasan, berfikir, penggunaan bahasa dan lainnya. Anggapan awal bahwa IQ adalah kemampuan bawaan lahir yang mutlak dan tidak bisa berubah adalah mitos ( alias salah kaprah ), karena penelitian modern membuktikan bahwa kemampuan IQ seseorang dapat meningkat dari proses belajar. Kecerdasan ini pun tidaklah baku untuk satu hal saja tetapi untuk banyak hal.

Ciri Ciri Perilaku Intelligence

-Masalah yang dihadapi merupakan masalah baru bagi yang bersangkutan.
-Serasi tujuan dan ekonomis / efisien.
-Masalah mengandung tingkat kesulitan.
-Keterangan  pemecahannya dapat diterima
-Sering menggunakan abstraksi.
-Bercirikan kesempatan.
-Memerlukan pemusatan perhatian.

2.Pengertian EQ ( Emotional Quotient )

Kecerdasan emosional adalah kemampuan pengendalian diri sendiri, semangat dan ketekunan, serta kemampuan untuk memotivasi diri sendiri dan bertahan menghadapi frustrasi, kesanggupan untuk mengendalikan dorongan hati dan emosi, tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan menjaga agar beban stres tidak melumpuhkan kemampuan berpikir, untuk membaca perasaan terdalam orang lain, dan berdoa, untuk memelihara hubungan dengan sebaik baiknya, kemampuan untuk menyelesaikan konflik, serta untuk memimpin diri dan lingkungan sekitarnya.

Aspek EQ

-Kemampuan kesadaran diri.
-Kemampuan mengelola emosi.
-Kemampuan memotivasi diri.
-Kemampuan mengendalikan emosi orang lain.
-Kemampuan berhubungan dengan orang lain ( empati )

Perilaku Cerdas Emosi

-Menghargai emosi negatif orang lain.
-Sabar menghadapi emosi negatif orang lain.
-Sadar dan menghargai emosi diri sendiri.
-Peka terhadap emosi orang lain.
-Tidak bingung menghadapi emosi orang lain.
-Tidak menganggap lucu emosi orang lain.

Sifat EQ Tinggi

-Berempati.
-Mengungkapkan dan memahami perasaan.
-Mengendalikan amarah.
-Kemampuan menyesuaikan diri.
-Kemampuan memecahkan masalah antar pribadi.
-Hormat, ramah, setia, dan tekun.

Baca Juga: Pengertian Istilah Cepek, Gocap, Gopek, Goceng, Ceban serta Asal Usulnya

3.Pengertian SQ ( Spiritual Quotient )

Kecerdasan spiritual tidak selalu berhubungan dengan agama. Kecerdasan spiritual adalah kecerdasan jiwa yang dapat membantu seseorang membangun dirinya secara utuh. Kecerdasan spiritual berasal dari dalam hati, menjadikan kita kreatif ketika dihadapkan pada masalah pribadi, dan mencoba melihat makna yang terkandung di dalamnya, serta menyelesaikannya dengan baik agar memperoleh ketenangan dan kedamaian hati. Kecerdasan spiritual membuat individu mampu memaknai setiap kegiatannya sebagai suatu ibadah.

Ciri Ciri SQ Tinggi

-Memiliki prinsip dan visi yang kuat.
-Berprinsip kebenaran, keadilan, dan kebaikan.
-Mampu memaknai setiap sisi kehidupan.
-Mampu untuk menghadapi rasa takut.
-Cenderung memandang segala sesuatu itu berkaitan.

Pengertian Kecerdasan IQ, EQ, SQ, AQ, CQ, dan ESQ.

4.Pengertian AQ ( Adversity Quotient )

AQ adalah kemampuan / kecerdasan seseorang untuk dapat bertahan menghadapi kesulitan kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup. Paul G Stolz dalam AQ membedakan 3 tingkatan AQ dalam masyarakat :

-Tingkat Quitters ( orang yang berhenti )
Quitters adalah orang yang paling lemah AQ nya. Ketika ia menghadapi masalah ia langsung berhenti dan menyerah.

-Tingkat Campers ( orang yang berkemah )
Orang yang memiliki tingkat Campers memiliki AQ sedang.  Ia merasa cukup dan puas dengan apa yang dicapainya dan ia tidak ingin lebih maju.

-Tingkat Climbers ( orang yang mendaki )
Climbers adalah orang yang ber-AQ tinggi dengan kemampuan dan kecerdasan yang tinggi untuk dapat bertahan menghadapi kesulitan dan mampu mengatasi tantangan hidup.

5.Pengertian CQ ( Creativity Quotient )

Creativity adalah potensi seorang untuk memunculkan suatu yang merupakan penemuan baru dalam bidang ilmu dan teknologi serta semua bidang lainnya.

5 Ciri Kreativitas :

-Kelancaran / kefasihan.
Kemampuan memproduksi banyak ide.
-Keluwesan
Kemampuan untuk mengajukan bermacam-mcam pendekatan jalan pemecahan masalah.
-Keaslian
Mampu untuk melahirkan gagasan yang original atau asli
-Penguraian
Kemampuan menguraikan sesuatu secara terperinci.
-Perumusan kembali
Kemampuan untuk mengkaji kembali suatu persoalan melalui cara yang berbeda dengan yang sudah lazim.

6.Pengertian ESQ ( Emotional Spiritual Quotient )

ESQ merupakan sebuah singkatan dari Emotional Spiritual Quotient yang merupakan gabungan EQ dan SQ, yaitu Penggabungan antara pengendalian kecerdasan emosi dan spiritual. Definisi, Emosional Spiritual Quotient (ESQ) Model adalah Model Kemampuan seseorang untuk memberi Makna Spiritual terhadap Pemikiran, Perilaku/Ahklak dan Kegiatan, serta Mampu Menyinergikan IQ (Intelegent Quotient) yang terdiri dari IQ Logika/Berpikir dan IQ Financial / Kecerdasan memenuhi kebutuhan hidupnya/keuangan, EQ (Emosional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient) secara komprehensif.

Manfaat yang bisa di dapat adalah tercapainya keseimbangan antara hubungan Horizontal (manusia dengan manusia) dan Vertikal (manusia dan Tuhan). ESQ juga dapat membuat kita lebih percaya diri dalam melakukan suatu tindakan. Demikianlah artikel yang bisa kami sampaikan dan semoga bermanfaat.

cyclonws.

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here