Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Harganya Bisa Capai Rp35.000

0
196
Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Harganya Bisa Capai Rp35.000.
Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Harganya Bisa Capai Rp35.000.

JAKARTA, Nawacita – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengubah penyaluran subsidi tabung gas elpiji 3 kilogram (kg). Perubahan skema penyaluran yang akan dilakukan pada awal semester II-2020 ini bertujuan agar penyalurannya bisa tepat sasaran.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, penetapan harga tabung gas sesuai keekonomian ini sama dengan penetapan harga untuk tabung gas elpiji 12 kilogram. Hanya saja saat ditanya mengenai harga jual tabung gas elpiji 3 kilogram ini, Djoko enggan menjawabnya.

Sementara itu, kami pun mencoba menghitung secara manual harga tabung gas elpiji berdasarkan harga per kilogram yang dijual. saat ini harga tabung gas elpiji 12 Kilogram sekitar Rp141.000 per tabung.

Baca Juga: Menteri ESDM Minta Pertamina Tingkatkan Kegiatan Eksplorasi

Artinya, setiap kilogramnya harga jualnya adalah Rp11.750. Jika mengacu pada data tersebut artinya harga tabung gas elpiji 3 kilogram akan dijual sekitar Rp35.250 hasil dari Rp11.750 dikalikan 3 kilogram. Artinya ada kenaikan harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan harga sebelumnya. Saat ini harga tabung gas elpiji ini berada di kisaran Rp20.000-Rp21.000 per 3 kilogram.

“Uang subsidinya ditransfer langsung ke orang miskin tersebut. (penetapan harga tabung gas elpiji 3 kilogram) sama dengan elpiji 12 kg, (iya berdasarkan keekonomian),” ujarnya saat dihubungi wartawan, Kamis (16/1/2020).

Baca Juga: Jokowi Inginkan Upaya Peningkatan Produksi Minyak Pertamina

Saat ditanya mengenai mekanisme penyaluran subsidi pada tabung gas elpiji ini, Djoko menyebut jika penyaluran subsidi Elpiji 3 kg tidak diberikan pada komoditasnya lagi per tabung. Akan tetapi pemerintah akan memberikan kepada penerimanya langsung yakni masyarakat kurang mampu.

“Enggak dicabut, tapi dikasih langsung ke masyarakat yang berhak atau tepat sasaran hanya untuk orang miskin,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan, tidak benar jika subsidi untuk tabung gas elpiji 3 kilogram dicabut. Sebab, pemerintah hanya mengalihkan mekanisme penyalurannya saja agar lebih tepat sasaran. “Tidak benar. Jadi subsidi akan diarahkan ke penerima bukan komoditi,” ucapnya.

oknws.

LEAVE A REPLY