3. “Bohemian Rhapsody” – Queen
Queen adalah sebuah band rock dari Inggris yang dibentuk pada tahun 1970 di London. Dengan formasi klasik yang terdiri dari Freddie Mercury, Brian May, Roger Taylor, dan John Deacon; Queen berhasil menjadi legenda musik rock melalui musik mereka yang mengusung inspirasi dari musik rock progresif, hard rock, musik opera, arena rock, dan pop rock. Pada tahun 1980-an, Queen sudah menjadi salah satu band rock paling besar didunia, mereka berhasil menjual 170 juta keping rekaman dan merajai sejumlah tangga lagu dengan trek-trek hebat. Sang vokalis, Freddie Mercury jatuh sakit dan meninggal dunia pada tahun 1991.
Sebagai single dari album A Night at the Opera, “Bohemian Rhapsody” merupakan sebuah trek apik berdurasi 6 menit yang menggabungkan musik klasik, musik opera, harmonisasi vokal macam paduan suara, dan tentunya, musik rock. Lagu ini merupakan lagu yang juga dinilai sebagai lagu yang mempopulerkan penggunaan video klip. “Bohemian Rhapsody” masuk kedalam daftar-daftar lagu rock terbaik, dan dinobatkan secara mendunia sebagai sebuah lagu yang sangat monumental. Apakah kalian sudah menyaksikan film biopic terbaru dari Freddie Mercury?
Baca Juga: Metallica-GNR Masuk Jajaran Selebritas Paling Kaya Dunia
4. “Satisfaction” – The Rolling Stones
Mick Jagger tentu sudah bukan lagi nama yang asing dalam kancah musik rock. Bandnya, The Rolling Stones, merupakan ujung tombak band-band British invasion yang merambah dunia permusikan Amerika Serikat pada era 60-an. Maju dengan musik blues kental—yang dipadukan dengan rock n’ roll yang “seksi”, The Rolling Stones menjadi salah satu nama rock terbesar di dunia, hingga sekarang.
“(I Can’t Get No) Satisfaction” merupakan single yang pertama kali muncul dengan versi Amerika dari album keempat mereka, Out of Our Heads. Single yang berceritakan tentang komersialisme yang berlebihan ini menjadi sebuah trek yang besar pada saat dirilis, dan tetap begitu kuatnya hingga sekarang. Majalah Rolling Stone menempatkan lagu ini ke dalam posisi kedua dalam daftar “500 Lagu Terbaik Sepanjang Masa” milik mereka. Lagu ini duduk di peringkat satu dalam tangga nada AS selama empat minggu, ketika akhirnya berhasil dirilis di Britania Raya, trek ini juga berhasil menyabet posisi serupa.
5. “Light My Fire”—The Doors
The Doors adalah sebuah band rock dari Amerika yang biasa dikenal melalui frontman-nya, Jim Morrison. Terdiri dari Jim Morrison, Ray Manzarek, Robby Krieger, John Densmore; mereka menjadi band rock paling berpengaruh—sekaligus paling kontroversial. Muncul di era 1960-an, mereka menjadi simbol budaya tandingan melalui lirik dan aksi panggung yang gila.
“Light My Fire” merupakan trek yang dirangkum ke dalam album perdana mereka, The Doors. Trek yang dibungkus erat dengan alunan keyboard dari manzarek yang aduhai ini juga memperlihatkan bagaimana ketatnya sisi jamming dari The Doors. Maju juga sebagai single, “Light My Fire” berhasil menduduki peringkat satu di tangga nada Billboard Hot. Lagu ini memperkenalkan kepada dunia, kualitas dari The Doors dan mistisnya aksi-aksi dari Jim Morrison.
6. “Paranoid”—Black Sabbath
Moyang dari segala yang metal, Black Sabbath, merupakan sebuah band rock/heavy metal dari Britania Raya. Digawangi oleh Ozzy Osbourne, Tony Iommi, Geezer Butler, dan Bill Ward; Black Sabbath merupakan grup musik yang sangat berpengaruh pada tumbuh kembangnya musik rock. Mereka menjadi pionir dalam musik rock dan membuka jalan bagi aliran musik metal serta berbagai sub-genre lainnya.
“Paranoid” merupakan sebuah single perdana Black Sabbath. Hadir enam bulan setelah merilis album pertamanya, “Paranoid” menyuguhkan riff gitar yang sangar, dan membukakan telinga para pecinta musik rock kala itu kepada sebuah suara yang baru, segar dan seram. Trek fenomenal ini berhasil mengamankan tempatnya dalam daftar “500 Lagu yang Membentuk Rock’n’Roll” oleh Rock’n’Roll Hall of Fame.
Baca Juga: The Ultimate Queen Celebration Siap Mengenang Lagu Hit Band Legendaris
7. “Another Brick in the Wall (Part II)”- Pink Floyd
Grup musik asal Inggris ini memang sudah menjadi nama besar dalam perhelatan musik rock dunia. Pink Floyd merupakan band yang memadukan musik rock dengan alunan-alunan psikadelik. Meski kehilangan frontman awalnya, Syd Barrett, Pink Floyd tetap maju di bawah pimpinan Roger Waters (bass) dan David Gilmore (gitar). Pink Floyd bertanggung jawab atas album-album monumental dalam sejarah musik rock, seperti Dark Side of the Moon, The Wall, dan Wish You Were Here.
Dalam album ke-11 mereka, dan dalam era pimpinan Roger Waters, Pink Floyd melepas album The Wall pada bulan November tahun 1979. Untuk menggenjot penjualannya, dimajukan lah “Another Brick in the Wall (Part II)” sebagai single dari album konseptual tersebut. Lagu ini mengisahkan kemuakan pribadi terhadap sistem pendidikan yang stagnan, kasar dan tidak maksimal, Roger meramu sebuah lagu yang akan terus terkenal hingga masa sekarang. Single tersebut berhasil menjadi lagu hit nomor 1 di Britania Raya, Amerika dan Jerman Barat pada saatnya dirilis.











