PKS Sebut Bencana Jangan Dijadikan Momen Pencitraan

0
1223
Jazuli Juwaini.
Jazuli Juwaini.

Jakarta, NawacitaPolitikus PKS Jazuli Juwaini mengatakan untuk imbauan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) soal penghentian sementara kampanye, harus dikembalikan ke Komisi Pemiluhan Umum (KPU).

“Serahkan ke KPU dan Bawaslu aja, dua lembaga itu yang berernang untuk menentukan,” katanya kepada INILAHCOM, Senin (1/10/2018).

Ia menjelaskan, saat ini yang paling penting adalah bukan penundaan kampanye. Tapi penanggulangan pasca bencana di Palu dan Donggala yang harus lebih dipentingkan.

“Yang lebih penting sebenarnya bukan kampenye dihentikan, tapi penanganan bencana itu yang harus cepat dan sigap,” tegasnya.

Ia juga mengimbau jangan sampai momen penanggulangan bencana jadi momen incumbent untuk melakukan pencitraan saja. Tapi dampak bencana ini harus ditangani secara tuntas.

“Jangan bencana sekedar dijadikan alat berpose dan pencitraan terutama bagi incumben. Tapi harus ditangani secara tuntas dalam waktu cepat, melibatkan bebagai instansi dengan komunikasi dan kordinasi yang baik dan efektif,” imbaunya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyaranakan kampanye dihentikan sementara terkait bencana gempa bumi serta tsunami di Palu serta Donggala, Sulawesi Tengah.

Hal itu disampaikan SBY lewat sebuah video yang di retwet oleh Politikus Demokrat, Andi Arief lewat akun twitter pribadinya, @andiarief.

Dalam video berdurasi 2 menit 20 detik itu, SBY mengawali video dengan mengucapkan bela sungkawa terhadap korban gempa dan tsunami Palu.

SBY juga memuji langkah Presiden Jokowi yang dengan cepat terjun langsung ke lokasi bencana untuk melihat kondisi real korban sebelum mengambil keputusan tentang penanganan korban gempa dan tsunami.

Baru setelah itu, SBY menyarankan agar kampanye di Sulawesi Tengah dihentikan. Hal itu dimaksudkan agar seluruh elemen di Palu, Sulawesi Tengah serta daerah terdampak lain, fokus memberikan bantuan terhdap korban gempa dan tsunami Palu.

inlh

LEAVE A REPLY