Penyerahan 5.750 Sertifikat Tanah, Awali Kegiatan Presiden di NTB

0
514
NTB,Nawacita.co – Presiden Joko Widodo menyerahkan 5.750 sertifikat kepada warga di Lapangan Masjid Nurul Bilad, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Jumat (20/10/2017). Kegiatan tersebut mengawali kunjungan kerja Presiden di Nusa Tenggara Barat.
Para penerima sertifikat merupakan masyarakat yang berasal dari sejumlah daerah di NTB, yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan Kabupaten Lombok Utara.

Menurut laporan Kepala Badan Pertahanan Nasional, Sofyan Djalil, saat ini di NTB terdapat sekitar 1,66 juta bidang tanah. Namun, baru sebagian yang terdaftar sah secara hukum.“Yang sudah terdaftar baru 862.443 bidang tanah atau 52 persen,” ujar Sofyan.

Untuk itu, pemerintah menargetkan seluruh bidang tanah di Kota Mataram akan bersertifikat pada 2018. Kemudian pada 2025 mendatang, seluruh bidang tanah di NTB ditargetkan telah bersertifikat.

Presiden mengatakan, pemerintah saat ini memang sedang berupaya mempercepat penerbitan sertifikat untuk masyarakat di Indonesia. Sebab, dia kerapkali mendapat keluhan mengenai sengketa tanah hampir di setiap kunjungan kerjanya.

“Sekarang kalau sudah pegang, ada yang mengaku-ngaku, bisa tunjukkan buktinya. Ada bukti hak hukum atas tanah,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Dia juga menyampaikan, sebelumnya, pemerintah hanya membagikan sebanyak 400 ribu sertifikat selama setahun. Oleh karena keluhan-keluhan tersebut, tahun ini, pemerintah menargetkan sebanyak lima juta sertifikat sudah harus diterbitkan untuk seluruh Indonesia.

“Tahun depan tujuh juta sertifikat, tahun depannya lagi (2019) sembilan juta sertifikat. Ini adalah hak bukti hukum atas tanah,” tegas Presiden.

Dalam kunjungan kerjanya itu, usai penyerahan sertifikat, Presiden juga akan meresmikan pengoperasian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Dari Lombok Menuju Cirebon

Sebelum mengakhiri kunjungan kerjanya di Lombok, Presiden dijadwalkan akan melaksanakan ibadah shalat Jumat di Masjid Nurul Bilad, KEK Mandalika. Setelah itu, barulah dia menuju Bandara Internasional Lombok untuk melanjutkan perjalanan ke Kota Cirebon, Jawa Barat.

Perjalanan akan ditempuh dengan menggunakan pesawat Boeing 737-400 TNI AU. Rombongan akan transit terlebih dahulu di Bandara Internasional Ahmad Yani, Kota Semarang, untuk berganti pesawat CN-295 TNI AU.

Di Cirebon, Presiden akan menghadiri acara Haul dan Khotmil Quran Pondok Pesantren Khas Kempek. Malam harinya, Presiden beserta rombongan akan kembali Jakarta. (Humas Kemensetneg/dny)

LEAVE A REPLY