Gus Ipul: Tak Nyalon, Tapi Muktamar NU Tetap Sarat Kepentingan
SURABAYA, Nawacita – Agenda besar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama dipastikan maju dari rencana awal. Pemerintah dan panitia pelaksana kini mengebut persiapan untuk penyelenggaraan pada Agustus 2026.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU periode 2021-2026, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyebut percepatan ini merupakan hasil keputusan rapat pleno dan rapat gabungan, sekaligus merespons aspirasi dari berbagai wilayah.
“Sekarang kita bekerja keras di bawah arahan Rais Aam untuk memastikan Muktamar bisa terlaksana Agustus,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2026).
Baca Juga: Gus Ipul Bantah Tak Mau Tanda Tangan Muktamar ke-35 NU, Hati-hati dengan Info di Medsos
Ia memastikan struktur panitia inti telah rampung. Namun, susunan lengkap masih menunggu persetujuan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU. Soal lokasi, keputusan juga belum diambil, meski sejumlah daerah sudah menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah.
“Banyak alternatif, banyak yang mengajukan. Nanti diputuskan bersama,” kata Gus Ipul.
Gus Ipul yang sekaligus menjabat sebagai Menteri Sosial RI itu menegaskan dirinya tidak akan maju dalam kontestasi kepemimpinan. “Enggak, saya tidak nyalon,” tegasnya.
Muktamar ke-35 NU bukan sekadar forum rutin lima tahunan. Agenda ini akan menjadi penentu arah organisasi ke depan, mulai dari suksesi kepemimpinan, evaluasi program, hingga penguatan konsolidasi internal.
(Alus)

