Thursday, April 30, 2026

DPR RI Dorong Gaya Hidup Sehat, Indah Kurnia Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

DPR RI Dorong Gaya Hidup Sehat, Indah Kurnia Ingatkan Bahaya Penyakit Tidak Menular

SURABAYA, Nawacita – Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Indah Kurnia, menekankan pentingnya penerapan gaya hidup sehat sebagai upaya mencegah penyakit tidak menular yang berpotensi mematikan. Hal ini disampaikan dalam berbagai kegiatan sosialisasi yang dilakukan Komisi IX DPR RI di tengah masyarakat.

Indah menjelaskan, selama ini Komisi IX aktif mengampanyekan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) dengan fokus pada pencegahan penyakit seperti kanker, diabetes, hipertensi, hingga stroke. Menurutnya, penyakit-penyakit tersebut tidak menular, namun memiliki risiko kematian yang tinggi jika tidak dicegah sejak dini.

“Selain sosialisasi, kami juga mendorong pemeriksaan kesehatan gratis agar masyarakat bisa melakukan deteksi dini. Dari situ, penyakit bisa segera diketahui dan ditangani,” ujar Indah, Kamis (30/4/2026).

Ia menambahkan, edukasi terkait pola hidup dan pola makan sehat terus digencarkan secara masif, tidak hanya di tingkat kelurahan, tetapi juga hingga ke lingkungan Rukun Warga (RW). Upaya ini dilakukan agar masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan melalui kebiasaan sehari-hari.

Baca Juga: DPRD Jatim Terima Aspirasi Driver Online, Siap Bahas Perda Pengaturan Aplikator

Dalam kesempatan tersebut, Indah juga menyoroti pentingnya mengontrol konsumsi gula, garam, dan lemak (GGL). Ia mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan tertentu, meskipun digemari.

“Yang paling mudah diingat itu GGL. Gula, garam, dan lemak harus benar-benar dikontrol. Boleh makan apa saja, tapi tetap harus seimbang,” jelasnya.

Ia mencontohkan kebiasaan konsumsi makanan favorit seperti bakso yang tetap boleh dinikmati, namun tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan tanpa memperhatikan kandungan gizinya.

Lebih lanjut, Indah mengajak masyarakat untuk menyeimbangkan pola makan dengan aktivitas fisik, istirahat yang cukup, serta pemanfaatan informasi kesehatan yang kini mudah diakses melalui media sosial dan internet.

“Literasi tentang pola hidup dan pola makan seimbang harus terus ditingkatkan. Ini penting agar masyarakat semakin sadar dan mampu mengelola kesehatannya sendiri,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

- Advertisement -
RELATED ARTICLES

Terbaru