Thursday, April 30, 2026
Home ADVETORIAL Cita-cita Besar DLH Jember Ingin Menjadikan Sampah Sebagai Energi Terbarukan

Cita-cita Besar DLH Jember Ingin Menjadikan Sampah Sebagai Energi Terbarukan

0
510
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember, Suprihandoko (Foto: Mujianto/Nawacita)

Cita-cita Besar DLH Jember Ingin Menjadikan Sampah Sebagai Energi Terbarukan

Jember, Nawacita.co – Kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Jember pengolahan sampah menjadi energi terbarukan berbasis teknologi ramah lingkungan. Ini sebuah komitmen penanganan sampah dari hulu ke hilir.

Hal itu disampaikan Suprihandoko kepala DLH kabupaten Jember 02/11/2025 , gagasan teknologi Wish to Energi sebenarnya sudah digagas sejak lama untuk kemandirian energi dan daerah yang betul-betul zero waste bebas sampah tidak ada ancaman branding kabupaten kotor.

Menurutnya Peraturan Presiden nomor 109 tahun 2025 mengantarkan daerah kabupaten/kota untuk melakukan sinergi kolaborasi dan akselerasi melakukan speak up terhadap persoalan sampah.

“Perpres ini mengatur komitmen pemerintah pusat akan mendukung percepatan perijinan,”ujarnya.

Baca Juga: Festival Sapi Jatim 2025 Bakal Digelar di Jember: Satukan Budaya hingga UMKM

Dia menjelaskan, adanya beberapa investor yang sudah melakukan pendekatan permohonan audiensi dengan Bupati Jember beberapa waktu lalu.

“Calon investor yang siap membantu percepatan penanganan sampah ini PT Kimia Alam Subur yang sudah beraudiensi dengan Bupati Jember. MOU yang dilakukan diantaranya melakukan riset selama 3 bulan ( riset disability study) yang akan melahirkan naskah yang sifatnya rahasia tidak boleh dibocorkan kecuali pihak 1 dan pihak 2. Setelah itu akan MOU lebih lanjut setelah mendapatkan kesimpulan,”ungkapnya.

Dengan hadirnya investor ini, Lanjut Supri. Permasalahan sampah yang menjadi beban, gambaran saya menjadi ringan karena dari calon investor ini mampu mengelola sampah sampai 500 ton tiap hari,” kata Supri.

Baca Juga: Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Pemkab Jember Terjunkan 1.200 Nakes

Masih kata Supri, tumpukan sampah dibeberapa TPA dalam waktu 3 – 4 tahun bisa habis dan nantinya mengelola sampah baru 600 – 700 ton per hari menjadi energi listrik ramah lingkungan dan gas metan,” bebernya.

Supri menambahkan,jika investor ini sudah berjalan Jember akan bersih, indah sehingga lahan TPA bisa menjadi ruang terbuka hijau sebagai support sumber oksigen bagi masyarakat.

“Proyeksi investor 500 ton per hari akan menghasilkan energi listrik yang cukup fantastik dan menurut hitungan investor, Pemda mendapatkan bagian 2,5% kalau disetarakan dengan bahan baku sampah 500 ton/hari bisa dapat profit PAD Jember sekitar 42 juta per-hari. Tapi Pemerintah Daerah juga tanpa APBD tanpa biaya, semuanya ditanggung investor mulai riseach maupun persiapan sampai pembangunan instalasi listrik,”tandasnya.

Reporter: Mujianto

Leave a reply

Please enter your comment!
Please enter your name here