Bupati Tegaskan Bunga Desaku Tetap Berjalan Ditengah Efisiensi Bukan Alasan Hapus Program Rakyat
Jember, Nawacita.co – Bupati Jember menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di tengah kebijakan efisiensi energi dari pemerintah pusat.
Menurutnya, efisiensi tidak berarti menghapus program yang menyentuh langsung masyarakat, melainkan mengoptimalkan pelaksanaannya, terutama dalam penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Ia menjelaskan, langkah tersebut merupakan bentuk penyesuaian teknis tanpa mengurangi substansi program. Dalam pelaksanaan di Mumbulsari, konsep Bunga Desaku juga dikembangkan melalui format “live marathon” terkoneksi di mediasi sosial agar masyarakat bisa melihat langsung proses pelayanan publik yang biasanya hanya tersedia di pusat kota.
Baca Juga: Catatkan Prestasi Gemilang Investasi Jember Tembus Hingga 70 Persen
“Saat ini semua layanan dihadirkan langsung di lokasi, mulai dari administrasi kependudukan, sosialisasi program Universal Health Coverage (UHC), hingga pasar murah dan penyaluran bantuan sosial,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa esensi Bunga Desaku adalah menghadirkan negara lebih dekat ke masyarakat desa. Ia menilai warga desa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan layanan publik yang layak sebagaimana masyarakat di perkotaan.
“Bunga Desaku itu memindahkan pelayanan publik dari kota ke desa. Jadi masyarakat tidak perlu datang ke kota, tapi layanan yang datang ke mereka,” pungkasnya. (ADV)











