Apel dan Halal Bihalal, Bupati Pasuruan Soroti Kinerja ASN hingga Layanan Publik 24 Jam
Pasuruan, Nawacita – Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar apel bersama yang dirangkai dengan halal bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah, Senin 30 Maret 2026 pagi. Kegiatan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan komitmen aparatur sipil negara (ASN) dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Apel yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pasuruan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, dan diikuti oleh Sekretaris Daerah, jajaran kepala OPD, hingga seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pasuruan.
Dalam sambutannya, Mas Rusdi sapaan akrabnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengajak seluruh ASN menjadikan Idul Fitri sebagai titik balik untuk memperbaiki kinerja.
“Momentum ini harus kita jadikan refleksi. Apa yang sudah baik kita tingkatkan, yang kurang harus kita benahi,” ujarnya.
Namun, di balik suasana penuh kehangatan halal bihalal, Bupati Rusdi juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi, mulai dari kebijakan penghematan energi hingga pelayanan publik yang dinilai perlu terus ditingkatkan.
Baca Juga: Delapan Kader Masuk Bursa Calon Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan 2026–2031
Terkait kebijakan nasional, ia mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi kondisi ekonomi, termasuk adanya subsidi bahan bakar minyak (BBM) yang masih dipertahankan pemerintah pusat.
“Kita patut bersyukur karena subsidi masih diberikan. Ini harus kita imbangi dengan kinerja yang lebih baik,” katanya.
Sorotan lain yang cukup mendapat perhatian adalah penanganan banjir yang sempat melanda 11 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, terutama di wilayah Beji dan Rejoso. Meski mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, ia menegaskan bahwa hal tersebut tidak boleh membuat jajaran pemerintah daerah berpuas diri.
“Ini bukan sekadar capaian, tapi bentuk kehadiran pemerintah. Ke depan, penanganan harus lebih cepat dan antisipatif,” tegasnya.
Di lapangan, sejumlah warga terdampak banjir sebelumnya mengeluhkan lamanya genangan air serta terbatasnya akses bantuan di hari-hari awal kejadian. Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan respons tanggap darurat ke depan.
Baca Juga: Pro-Kontra Alih Fungsi Hutan Tretes, Pemerintah Siapkan Kajian
Selain itu, Bupati Rusdi juga menekankan pentingnya peningkatan layanan kesehatan, khususnya di puskesmas yang diminta siaga selama 24 jam. Ia menilai, kecepatan pelayanan masih menjadi kunci utama yang harus dibenahi.
“Jangan sampai masyarakat menunggu terlalu lama. Kalau bisa ditangani di puskesmas, segera ditangani. Kalau harus dirujuk, prosesnya harus cepat dan tidak berbelit,” tandasnya.
Sejumlah warga sebelumnya juga berharap layanan kesehatan di tingkat puskesmas benar-benar optimal, terutama di wilayah pinggiran yang masih mengalami keterbatasan tenaga medis dan fasilitas.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan halal bihalal yang berlangsung hangat. Seluruh ASN saling bersalam-salaman dan bermaaf-maafan, menciptakan suasana kebersamaan pasca Idul Fitri.
Meski demikian, momentum ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga diikuti dengan langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Reporter : Rahmat Ferry Gunawan



