Perindo Jatim Dorong Gubernur Buka Program Magang Siswa saat Liburan
Surabaya, Nawacita – DPW Partai Perindo Jawa Timur mendorong pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan program magang bagi generasi milenial dan Gen Z, khususnya siswa SMA/SMK sederajat, sebagai langkah strategis menstabilkan perekonomian daerah.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) per Agustus 2025 tercatat sebesar 3,88 persen atau sekitar 960,7 ribu orang. Kondisi ini menunjukkan bahwa lulusan SMA/SMK masih menghadapi tantangan dalam memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidang keahliannya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Perindo Jatim, Ahmad Zazuli, mendorong Pemprov Jatim untuk memaksimalkan kembali program magang bagi siswa SMA/SMK sederajat, terutama saat masa liburan, termasuk bagi anak-anak yang putus sekolah.
Ia menilai program magang dapat menjadi modal awal bagi generasi muda untuk mengenal dunia kerja secara lebih nyata.
Baca Juga: Tak Dampingi Gubernur, Dinkes Jatim Kurang Gercep Antisipasi Penyakit di Banjir Pasuruan
“Terutama bagi anak-anak sekolah, program magang bisa dilaksanakan pada saat liburan,” katanya, Jumat (27/3/2026).
Mantan aktivis IPNU itu juga mengingatkan Gubernur Jawa Timur agar membuka peluang seluas-luasnya kepada perusahaan swasta maupun BUMD untuk menerima peserta magang.
“Bukan hanya sekadar meningkatkan skill dan kemampuan kerja, program ini juga dapat mengurangi kenakalan remaja yang rentan terhadap pergaulan bebas, sekaligus membuka peluang pengentasan kemiskinan dan menyerap tenaga kerja terlatih. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi bisa lebih stabil,” tutur pria yang akrab disapa Cak Jaz.
Meski di tengah dinamika geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, pihaknya tetap optimistis Jawa Timur mampu menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Dengan fundamental yang kuat serta sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan, berbagai potensi dampak dapat diantisipasi dengan baik. Perindo juga konsisten membantu UMKM, petani, dan nelayan,” pungkasnya.



