Pemkot Surabaya Gelar Halal Bihalal Sederhana, Eri Cahyadi Tekankan Semangat Saling Memaafkan
Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar kegiatan halal bihalal yang diikuti oleh seluruh karyawan di lingkungan pemkot, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus meneguhkan semangat saling memaafkan usai menjalani ibadah Ramadan.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menjelaskan bahwa halal bihalal diikuti oleh karyawan yang berada di lingkungan Pemkot Surabaya. Sementara itu, untuk unit kerja di luar seperti kecamatan, kelurahan, dan sektor pendidikan, kehadiran diwakili oleh unsur struktural.
“Halal bihalal ini diikuti oleh seluruh karyawan yang berada di sekitar lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Sementara untuk unit yang berada di luar, seperti kecamatan, kelurahan, maupun di dunia pendidikan, hanya diwakili oleh unsur strukturalnya,” ucap Walikota Eri Cahyadi usai kegiatan.
Ia menambahkan, pelaksanaan halal bihalal dibagi menjadi dua sesi guna mengatur jumlah peserta yang hadir. Sesi pertama berlangsung pukul 07.30 hingga sekitar pukul 09.15, dilanjutkan sesi kedua mulai pukul 09.30 hingga sekitar pukul 10.15.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Urbanisasi Pasca Lebaran
Menurut Eri, kegiatan tersebut sengaja digelar secara sederhana dengan membatasi jumlah peserta. Hal ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang masih dalam proses pemulihan di momen Lebaran.
“Hal itu karena pada hari ini kami juga mengadakan acara halal bihalal yang memang dibuat sederhana. Kita memahami bahwa masih banyak saudara-saudara kita yang dalam suasana Lebaran ini belum sepenuhnya pulih,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya memaknai bulan Syawal sebagai momentum untuk saling memaafkan, tidak hanya melalui ucapan, tetapi juga diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.
“Melalui momentum ini, di bulan Syawal kita memiliki semangat untuk saling memaafkan. Memaafkan tidak hanya diucapkan melalui lisan, tetapi juga diwujudkan dalam sikap dan perbuatan sehari-hari,” tuturnya.
Eri berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang telah dilatih selama Ramadan dapat terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menjaga lisan, menahan emosi, serta saling membantu sesama.
“Kami berharap silaturahmi semakin kuat. Setelah Ramadan dan memasuki bulan Syawal, semangat itu harus kita tingkatkan dan terus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio



