Eri Cahyadi Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Waspadai Urbanisasi Pasca Lebaran
SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengajak masyarakat untuk terus memperkuat silaturahmi usai perayaan Lebaran. Selain itu, warga juga diminta berperan aktif dalam menjaga lingkungan, termasuk mengantisipasi dampak urbanisasi yang berpotensi meningkat setelah hari raya.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan pentingnya kebersamaan warga dalam menjaga kondusivitas kota.
“Setelah Lebaran, mari kita terus memperkuat silaturahmi dan menjaga lingkungan masing-masing. Selain itu kita juga perlu bersama-sama menjaga Surabaya dari dampak urbanisasi,” ucap Eri, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, peran pengurus lingkungan seperti RT dan RW sangat krusial dalam memantau arus pendatang yang masuk ke Kota Pahlawan. Menurutnya, setiap warga baru perlu mendapatkan perhatian khusus guna memastikan keberadaan dan aktivitasnya jelas.
Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Jadi Teladan Saat Libur, Siap Piket Lebih Lama
“Kami meminta kepada RT dan RW agar memperhatikan pendatang yang masuk ke Surabaya. Jika ada warga baru, perlu dipastikan apakah yang bersangkutan memiliki pekerjaan atau tidak. Selain itu juga perlu dipastikan bahwa yang bersangkutan melapor administrasi kependudukannya,” jelasnya.
Eri juga menekankan bahwa kewajiban pelaporan tidak hanya berlaku bagi pendatang yang menetap, tetapi juga bagi penghuni kos. Meski tidak memiliki KTP Surabaya, mereka tetap diwajibkan melapor kepada pengurus setempat.
“Bagi warga yang tinggal di kos meskipun tidak memiliki KTP Surabaya, tetap harus melaporkan diri kepada pengurus setempat. Peran RT dan RW sangat penting untuk memastikan hal tersebut agar Surabaya tidak dipenuhi oleh urbanisasi yang tidak terkendali,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Pemkot Surabaya berharap pertumbuhan penduduk dapat tetap terpantau dan terkendali, sekaligus menjaga ketertiban serta kenyamanan lingkungan di seluruh wilayah kota.
Reporter : Rovallgio



