Wednesday, March 25, 2026

4 Tips Makan Sederhana untuk Pulihkan Pencernaan Setelah Lebaran

4 Tips Makan Sederhana untuk Pulihkan Pencernaan Setelah Lebaran

Jakarta, Nawacita | Setelah puas makan saat lebaran, jangan lupa ‘mereset’ kembali pencernaan. Ada beberapa tips sederhana yang bisa ditiru agar tubuh tetap sehat.
Momen Idul Fitri selalu identik dengan silaturahmi dan hidangan lezat yang sulit ditolak. Ada opor ayam hingga kue-kue manis yang terasa menggoda untuk dinikmati.

Tak heran jika banyak orang tanpa sadar mengubah pola makan mereka secara drastis selama beberapa hari. Namun, setelah euforia tersebut berlalu, tubuh sering kali memberikan ‘sinyal’ yang tidak nyaman.

Ini menjadi kode yang diberikan tubuh untuk segera ‘mereset’ pola makan. Dengan begitu, saluran pencernaan aman dan tak akan mengalami gangguan. Berikut ini tipsnya:

1. Atur Jadwal Makan

Tidak hanya jenis makanan, waktu makan juga berpengaruh besar terhadap metabolisme. Disarankan untuk makan secara teratur, yaitu tiga kali makan utama dan dua hingga tiga camilan sehat dalam sehari. Pola ini membantu menjaga kestabilan gula darah serta mencegah tubuh mengalami ‘shock’ akibat pola makan yang tidak teratur.

Baca Juga: 5 Tips Menyimpan Ketupat agar Tidak Cepat Basi

2. Kurangi Lemak dan Gula

Makanan khas Lebaran umumnya tinggi lemak jenuh, seperti santan dan gorengan, serta gula dari kue-kue manis. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko peradangan, tekanan darah tinggi, hingga penyakit metabolik. Sebagai gantinya, pilih sumber lemak sehat seperti alpukat atau minyak zaitun, serta karbohidrat kompleks seperti nasi merah dan gandum utuh.

3. Minum Air Putih yang Cukup

Dehidrasi juga sering terjadi setelah Lebaran. Terutama jika konsumsi minuman manis lebih dominan dibanding air putih. Padahal, cairan sangat penting untuk membantu metabolisme dan sistem pencernaan bekerja optimal. Air putih juga dapat membantu mengeluarkan toksin sehingga pencernaan bekerja lebih ringan.

4. Hindari Diet Ekstrem

Banyak orang tergoda melakukan diet ketat atau “detoks instan” setelah Lebaran. Namun, cara ini justru berisiko bagi kesehatan. Diet ekstrem dapat menyebabkan kekurangan nutrisi, penurunan massa tulang, hingga meningkatkan risiko penyakit tertentu. Alternatif terbaik adalah perubahan gaya hidup secara bertahap dan konsisten. dtk

- Advertisement -
RELATED ARTICLES
Bank Jatim
idulfitri

Terbaru