Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Urbanisasi Pasca Lebaran
SURABAYA, Nawacita – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memperketat pengawasan terhadap arus urbanisasi setelah Hari Raya Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan guna menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Pahlawan.
Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan ketat terhadap setiap pendatang yang masuk ke Surabaya, terutama terkait tujuan dan pekerjaan mereka.
“Tetap akan seperti biasa, kita akan menjaga kota ini dengan melakukan pengawasan-pengawasan siapa yang masuk Kota Surabaya, pekerjaannya apa. Kalau tidak ada pekerjaan ya tidak bisa masuk Surabaya, nanti jangan sampai akan banyak pengemis, akan banyak orang kejahatan,” ujar Eri, Selasa (17/3/2026).
Baca Juga: Walikota Eri Cahyadi Imbau Takbir Lebaran Hormati Umat Hindu yang Rayakan Nyepi
Ia menambahkan, Pemkot Surabaya akan menggandeng pengurus Rukun Warga (RW) untuk turut aktif dalam melakukan pendataan warga pendatang di lingkungan masing-masing.
“Maka kita akan bergerak sama dengan RW. Kalau ada yang masuk, mohon maaf, menjadi pembantu rumah tangga atau harus lapor ke dalam RW-nya,” ujarnya.
Menurutnya, pendataan tersebut penting untuk memastikan jumlah penduduk tetap terkendali serta mengetahui latar belakang pekerjaan para pendatang. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan kota.
“Sehingga kita bisa tahu menghitung berapa sih orang Surabaya dan berapa orang yang keluar Surabaya dan pekerjaan apa, karena itu menjaga keamanan Kota Surabaya,” pungkasnya.
Reporter : Rovallgio


