Saturday, March 14, 2026

Sering Dianggap Sehat, 6 Buah Kering Ini Ternyata Lebih Buruk dari Permen

Sering Dianggap Sehat, 6 Buah Kering Ini Ternyata Lebih Buruk dari Permen

Jakarta, Nawacita | Buah kering sering dianggap sebagai camilan sehat. Alasannya sederhana, karena makanan ini berasal dari buah sehingga dianggap pasti baik untuk tubuh. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian.

Melansir Son of Grey via msn, buah kering memang masih mengandung serat dan beberapa nutrisi. Namun, proses pengeringan membuat kandungan air pada buah hilang sehingga gula dan kalorinya menjadi jauh lebih terkonsentrasi dalam ukuran yang lebih kecil.

Selain itu, beberapa produk juga menambahkan gula, minyak, atau bahan pengawet. Alhasil kandungan dalam buah kering tak lagi 100% alami.

- Advertisement -

Sebagian jenis buah kering bisa memiliki kandungan gula yang setara, bahkan lebih tinggi dibandingkan permen jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu. Konsumsinya berlebihan pun tidak dianjurkan.

6 buah kering yang ternyata tinggi gula dan bisa berefek lebih buruk dari permen:

1. Nanas

Nanas kering juga bisa menjadi sumber gula tambahan yang cukup tinggi. Banyak produk nanas kering direndam terlebih dahulu dalam sirup gula sebelum proses pengeringan. Proses ini membuat rasa nanas menjadi sangat manis dan lengket.

Akibatnya, konsumsi beberapa potong kecil saja sudah bisa memberikan asupan gula yang cukup besar. Jika dibandingkan dengan nanas segar yang memiliki kandungan air tinggi, secara nutrisi, nanas kering yang diberi gula jauh dari kata seimbang.

2. Keripik pisang

Keripik pisang terlihat seperti camilan sehat karena berasal dari buah pisang. Pada kenyataannya, banyak keripik pisang dibuat dengan cara digoreng dalam minyak dan diberi tambahan gula sebelum dikemas.

Kombinasi minyak dan gula tersebut membuat kandungan kalorinya jauh lebih tinggi dibandingkan pisang segar. Alih-alih memberikan manfaat seperti pisang segar yang kaya kalium dan serat, keripik pisang lebih mirip camilan manis yang padat kalori.

3. Cranberry

Cranberry secara alami memiliki rasa sangat asam. Maka dari itu, banyak produk cranberry kering diberi tambahan gula agar rasanya lebih manis. Dalam porsi kecil saja, cranberry kering yang diberi gula tambahan bisa mengandung gula setara dengan satu permen ukuran kecil.

Dipasarkan sebagai topping salad atau camilan sehat, membuat banyak orang menaburkannya dalam jumlah lebih banyak dari porsi yang dianjurkan. Akibatnya, asupan gula bisa meningkat tanpa disadari, terutama karena cranberry kering tidak memiliki kandungan air sebanyak buah segarnya.

4. Mangga

Mangga kering sebenarnya sudah mengandung gula alami yang cukup tinggi karena proses pengeringan menghilangkan air dari buah. Namun, pada banyak produk kemasan, gula tambahan juga ditambahkan untuk meningkatkan rasa manis dan memperbaiki tekstur.

Hal tersebut membuat kandungan gula dalam mangga kering bisa menjadi sangat tinggi. Segenggam kecil mangga kering bahkan dapat mengandung sekitar 30 gram gula atau lebih, jumlah yang hampir setara dengan satu batang permen.

5. Kismis lapis yogurt

Kismis sebenarnya sudah merupakan buah dengan kandungan gula yang cukup tinggi karena berasal dari anggur yang dikeringkan. Ketika kismis dilapisi lapisan yogurt, kandungan gula dalam camilan ini menjadi semakin mirip dengan permen.

Lapisan tersebut biasanya mengandung gula, minyak kelapa sawit, dan bahan penstabil yang menambah kalori serta lemak. Meski sering dijual bersama kacang atau campuran trail mix, nilai gizinya sebenarnya lebih mirip permen berlapis cokelat dibanding camilan sehat.

6. Kurma jika dikonsumsi berlebihan

Kurma merupakan buah alami yang kaya serat dan mengandung mineral seperti kalium serta magnesium. Namun, kurma juga memiliki kandungan gula alami yang sangat tinggi. Beberapa butir kurma saja bisa mengandung lebih dari 20 gram gula. Karena itu, jika dikonsumsi berlebihan, kurma juga dapat memicu lonjakan gula darah yang mirip dengan konsumsi permen.

Buah kering bukan berarti tidak sehat, tetapi kandungan gulanya lebih terkonsentrasi. Karena itu, penting untuk memperhatikan ukuran porsi, membaca label produk, dan memilih varian tanpa tambahan gula jika memungkinkan. Dalam banyak kasus, buah segar tetap menjadi pilihan tepat. dtk

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru