Thursday, March 12, 2026

Sekda Tekankan Perbaikan Sistem Sampah, Rakor KIE Libatkan 15 Kabupaten/Kota di Sumsel

Sekda Tekankan Perbaikan Sistem Sampah, Rakor KIE Libatkan 15 Kabupaten/Kota di Sumsel

Palembang, Nawacita | Sekda Sumsel Edward Candra memimpin Rapat Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Pengelolaan Sampah Provinsi Sumsel di Ruang Rapat Graha Bina Praja, Selasa (10/03/2026).

Rapat ini menjadi momentum krusial bagi 15 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan untuk membenahi sistem manajemen limbah di daerah masing-masing.

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemantauan dan pendampingan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) / Badan Pengendalian Lingkungan Hidup.

- Advertisement -

Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat pembagian wilayah penilaian sebagai berikut : 11 Kabupaten/Kota (Kota Prabumulih, Pagar Alam, Lubuk Linggau, Kab. Empat Lawang, Lahat, Muara Enim, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Ogan Ilir, dan PALI) berada di bawah penilaian Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran Udara.

Baca Juga: Sekda Sumsel Ikuti Rakornas Pengendalian Inflasi dan Kesiapan Idul Fitri 1447 H

Sedangkan 4 Kabupaten: (OKU, OKI, OKU Selatan, dan OKU Timur) berada di bawah penilaian Sekretariat Kementerian/Sekretariat Utama.

Seluruh daerah tersebut didampingi langsung oleh Tim Penilai dari Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel.

Dalam arahannya, Sekda Edward Candra menyoroti kendala teknis di lapangan, terutama terkait jadwal pengangkutan sampah yang sering terlambat.

“Idealnya sampah ini diangkut sebelum jam masuk sekolah. Seharusnya jangan sampai jam 9 pagi sampah belum diangkut. Namun, setelah kami cek, kendala utamanya adalah masih kurangnya armada angkutan di Kabupaten/Kota,” ungkap Edward.

Beliau berharap koordinasi ini menjadi langkah konkret untuk perbaikan sistem pengelolaan sampah yang lebih integratif dan tepat waktu di masa depan. smslprv

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru