Wagub Jatim: TMMD ke-127 di Pasuruan Percepat Pembangunan Desa dan Perkuat Gotong Royong
Pasuruan, Nawacita – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengapresiasi pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang digelar oleh Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0819/Pasuruan di Lapangan Desa Wonosari, Kabupaten Pasuruan.
Menurut Emil, program TMMD memiliki peran penting dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat.
“TMMD ini bukan sekadar program pembangunan biasa. Di dalamnya ada semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian untuk memastikan desa-desa kita bisa berkembang lebih cepat,” kata Emil. Rabu 11 Maret 2026.
Ia menilai pembangunan yang dilakukan melalui TMMD mampu membuka akses masyarakat terhadap berbagai fasilitas yang sebelumnya sulit dijangkau, terutama di wilayah pedesaan.
“Ketika akses jalan diperbaiki, fasilitas umum dibangun, maka aktivitas ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Dampaknya tentu sangat positif bagi kesejahteraan warga,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, serta Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori bersama jajaran Forkopimda.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengatakan program TMMD memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas infrastruktur desa.
“Program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di desa. Infrastruktur yang dibangun melalui TMMD tentu akan sangat bermanfaat bagi aktivitas masyarakat sehari-hari,” ujarnya.
Baca Juga: Pemkot Pasuruan Bahas Harga Pangan, BBM Aman hingga Lebaran
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk komitmen TNI untuk terus hadir di tengah masyarakat dan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan wilayah.
“Melalui TMMD, TNI ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di kota, tetapi juga bisa dirasakan oleh masyarakat di desa,” kata Pangdam.
Program TMMD ke-127 sendiri telah berlangsung selama satu bulan dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik dan nonfisik. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa yang lebih maju dan sejahtera.
Reporter : Rahmat Ferry Gunawan


