Wednesday, March 11, 2026

Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro, Bupati Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025

Rapat Paripurna DPRD Bojonegoro, Bupati Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025

BOJONEGORO, Nawacita – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 pada Rabu (11/3/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang sidang paripurna DPRD tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian pembangunan di Kabupaten Bojonegoro selama satu tahun terakhir.

Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan bagian dari mekanisme konstitusional dalam sistem pemerintahan daerah. “Forum paripurna ini menjadi sarana bagi DPRD untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah selama tahun anggaran 2025,” ungkapnya.

- Advertisement -

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam pemaparannya menjelaskan bahwa penyusunan LKPJ telah mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 serta berbagai regulasi teknis lainnya. Ia menyampaikan bahwa secara umum kinerja pendapatan daerah pada tahun 2025 mengalami peningkatan yang signifikan.

Dari target pendapatan sebesar Rp5.853.455.338.863,00, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mampu merealisasikan pendapatan sebesar Rp 6.462.135.661.580,83. “Capaian tersebut setara dengan 110,40 persen dari target yang telah ditetapkan dan juga mengalami peningkatan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp 5,72 triliun,” ulas Bupati Setyo Wahono.

Pendapatan tersebut salah satunya ditopang oleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp 1,14 triliun. Rinciannya meliputi retribusi daerah sebesar Rp 565,4 miliar, pajak daerah Rp 262 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 147 miliar, serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp 165,6 miliar.

Baca Juga: 200 Becak Listrik Resmi Diserahkan, Bupati Bojonegoro, Kepala OPD hingga Camat Jadi Penumpang Pertama

Selain PAD, sumber pendapatan lainnya berasal dari transfer pemerintah pusat yang mencapai Rp 5,17 triliun serta transfer antar daerah sebesar Rp 145,6 miliar.

“Peningkatan pendapatan daerah ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar Bupati Setyo Wahono.

Di sisi belanja daerah, Pemkab Bojonegoro mencatatkan realisasi sebesar Rp 6.409.891.249.796,76 atau 81,36 persen dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 7,87 triliun. Alokasi terbesar digunakan untuk belanja operasi yang terealisasi sebesar Rp 3,57 triliun, meliputi belanja pegawai, belanja barang dan jasa, hingga bantuan sosial.

Pembangunan infrastruktur juga tetap menjadi prioritas melalui belanja modal yang terealisasi sebesar Rp 1,18 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk pembangunan jalan, jaringan, dan irigasi sebesar Rp 701,4 miliar, pembangunan gedung dan bangunan Rp 257 miliar, serta pengadaan peralatan dan mesin senilai Rp 160,1 miliar.

Adapun belanja transfer yang mencakup dana bagi hasil dan bantuan keuangan tercatat memiliki tingkat realisasi yang sangat tinggi, yakni mencapai 98,64 persen atau sebesar Rp 1,65 triliun.

Sejalan dengan kinerja keuangan daerah, Kabupaten Bojonegoro juga berhasil meraih berbagai penghargaan sepanjang tahun 2025. Di antaranya Tanda Kehormatan Satya Lencana Wira Karya, penghargaan Kabupaten Berkinerja Terbaik dalam Penurunan Stunting, serta predikat Kabupaten Layak Anak.

Selain itu, Bojonegoro juga mencatatkan prestasi melalui pemecahan Rekor MURI dengan penampilan 2.025 Penari Api Kayangan. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga memperoleh pengakuan sebagai Badan Publik Informatif serta meraih peringkat kedua di Jawa Timur dalam pemanfaatan pengadaan barang dan jasa melalui Katalog Elektronik dalam ajang E-Purchasing Awards. Komitmen terhadap peningkatan kesehatan masyarakat juga mendapat apresiasi melalui penghargaan Swasti Saba Padapa serta predikat Kabupaten Bebas Frambusia.

Menutup penyampaiannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Selanjutnya, dokumen LKPJ tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh panitia khusus (pansus) DPRD Bojonegoro untuk dilakukan evaluasi dan penyusunan rekomendasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan di masa mendatang.

Reporter: Parto Sasmito

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru