Pasar Murah TMMD ke-127 Diserbu Warga di Wonosari, Wagub Jatim hingga Pangdam Brawijaya Turun Langsung
Pasuruan, Nawacita – Antusiasme masyarakat terlihat dalam kegiatan pasar murah yang digelar pada penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Tentara Nasional Indonesia melalui Kodim 0819/Pasuruan di Lapangan Desa Wonosari, Kabupaten Pasuruan.
Sejak pagi hari, ratusan warga telah memadati lokasi kegiatan untuk mendapatkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga di pasaran. Beras, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan dapur lainnya menjadi komoditas yang paling banyak diburu masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Kapolda Jawa Timur Nanang Avianto, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo, serta Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori yang meninjau langsung pelaksanaan pasar murah tersebut.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mengatakan kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat agar dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Baca Juga: Mensos Gus Ipul Resmikan Masjid KHAS Krampyangan, Dorong Program Sekolah Rakyat di Kota Pasuruan
“Program seperti ini sangat penting karena bisa membantu masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah. Selain itu, ini juga menjadi upaya menjaga stabilitas harga di tengah masyarakat,” ujar Emil. Saat di wawancarai, Rabu 11 Maret 2026.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo mengapresiasi pelaksanaan TMMD yang dinilai tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memberikan manfaat sosial langsung bagi masyarakat.
“TMMD adalah wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Tidak hanya pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan sosial seperti pasar murah yang sangat dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkap Rusdi.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang bertujuan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan seperti pasar murah ini, kami ingin hadir langsung membantu masyarakat,” kata Pangdam.
Baca Juga: Pemkot Pasuruan Paparkan Visi Pasuruan Anugrah dalam Musrenbang RKPD 2027
Antusiasme warga terlihat dari panjangnya antrean di lokasi pasar murah. Salah satu warga, Siti Aminah (43), mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah sangat membantu. Harga beras dan minyak di sini lebih murah dari pasar. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa sering diadakan,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ahmad Fauzi (37) yang datang bersama keluarganya untuk membeli kebutuhan pokok.
“Kalau ada pasar murah seperti ini warga pasti senang. Semoga ke depan lebih sering diadakan karena sangat membantu masyarakat kecil,” katanya.
Program TMMD ke-127 sendiri telah berlangsung selama satu bulan dengan berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik di wilayah desa. Penutupan kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Reporter : Rahmat Ferry Gunawan


