Saturday, March 7, 2026

DPR Minta Pemerintah Transparan Soal Stok BBM Dampak Konflik di Timur Tengah

DPR Minta Pemerintah Transparan Soal Stok BBM Dampak Konflik di Timur Tengah

JAKARTA, Nawacita – DPR Minta Pemerintah Transparan, Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz mulai memukul ketahanan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bahkan sempat menyebut stok BBM dalam negeri saat ini hanya mampu bertahan selama 21 hari, meski belakangan diralat.

Anggota Komisi VI DPR RI Rahmat Gobel mendesak pemerintah untuk bersikap transparan mengenai kondisi stok energi sebenarnya. Menurutnya, keterbukaan informasi penting agar masyarakat tidak kaget dan bisa mulai melakukan penghematan secara bijak.

“Kita harus terbuka kepada masyarakat mengenai kondisi yang ada. Di saat yang sama, masyarakat juga perlu diajak untuk menyikapi situasi ini dengan bijak, misalnya dengan mulai berhemat dalam penggunaan energi,” ujar Gobel di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).

- Advertisement -

Baca Juga: Kapan Stok BBM SPBU Swasta Kembali Tersedia? Ini Kata Bahlil

Gobel menilai konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah. Ia meminta PLN dan Pertamina segera merumuskan langkah strategis untuk menutupi celah kerentanan energi nasional.

“Yang paling penting, menurut saya adalah pemerintah, termasuk PLN dan Pertamina, harus mengambil langkah strategis. Ini menjadi pengalaman penting bagi kita untuk melihat apa yang masih kurang dan apa pekerjaan rumah yang harus segera kita selesaikan,” katanya.

Salah satu pekerjaan rumah yang disorot Gobel adalah lambatnya investasi di sektor pengolahan energi, seperti kilang (refinery) dan pengembangan energi baru terbarukan. Ia meminta pemerintah menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif agar proyek strategis energi tidak terus jalan di tempat.

Di sisi lain, Gobel mewanti-wanti masyarakat agar tidak memperkeruh situasi dengan melakukan aksi borong atau panic buying BBM yang justru akan merusak distribusi di lapangan.

“Dalam hal ini perlu edukasi tidak hanya dari pemerintah, namun juga seluruh elemen bangsa kepada masyarakat untuk tidak panic buying dengan melakukan pembelian berlebih atau bahkan penimbunan BBM yang justru akan memperparah kondisi di lapangan.

Sekali lagi ini pembelajaran bagi kita semua. Sebagai negara besar, kita harus memperkuat sistem energi kita agar lebih tangguh dan tidak mudah terpengaruh oleh dinamika global,” tegasnya.

inhnws.

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru