Friday, March 6, 2026

Pantau Pasar Tradisional, Gubernur Jateng Pastikan Harga Pangan Masih Terkendali

Pantau Pasar Tradisional, Gubernur Jateng Pastikan Harga Pangan Masih Terkendali

Sragen, Nawacita | Untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pokok penting menjelang Lebaran 2026, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi kembali meninjau pasar tradisional.

Kali ini Luthfi melakukan pantauan harga bahan pokok penting di Pasar Gondang, Kabupaten Sragen, Rabu (4/3/2026).

Di pasar tersebut gubernur berdialog dengan sejumlah pedagang dan pembeli. Dia menanyakan stok dan harga sejumlah komoditas seperti bawang putih, bawang merah, telur dan cabai

- Advertisement -

Dari hasil pemantauan, stok pangan dipastikan masih aman, meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan.

Luthfi mengatakan, secara umum kondisi pasokan pangan di pasar tradisional masih terkendali. Kenaikan harga yang terjadi pada sejumlah komoditas, dinilai masih dalam batas wajar. Untuk harga-harga yang mengalami kenaikkan, dia memerintahkan kepada BUMD PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) agar melakukan intervensi.

Baca Juga: Digelar Oktober, Porprov Jateng akan Libatkan 10.528 Orang Atlet dan Pelatih

Beberapa komoditas yang terpantau berada di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP), antara lain cabai rawit merah, tepung terigu curah, dan bawang putih.

Sementara komoditas yang perlu diwaspadai kenaikannya menjelang Lebaran, di antaranya telur ayam ras, daging ayam ras, bawang merah, serta gula konsumsi.

Untuk menjaga stabilitas harga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan sejumlah langkah intervensi, salah satunya melalui subsidi harga pangan dan mengggelar pasar murah.

Hingga awal Maret 2026, kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) telah dilaksanakan sebanyak 309 kali di berbagai daerah di Jawa Tengah. Selain itu, pemerintah juga telah menyalurkan subsidi cabai sebanyak tiga ton, di 15 kabupaten yang mengalami lonjakan harga tertinggi.

Pedagang Pasar Gondang, Nur mengatakan, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga. Dia menyebutkan, harga cabai rawit merah saat ini mencapai Rp80 ribu – Rp90 ribu per kilogram.

“Saat Ramadan, biasanya pembelian berkurang, apalagi kalau harga naik. Bawang merah dan bawang putih stabil tinggi, tapi yang mahal cabai rawit setan,” katanya.

Baca Juga: Pembangunan Giant Sea Wall di Jateng Ditargetkan Capai 274,7 Kilometer

Sementara itu, pedagang daging sapi, Bagong, mengatakan harga daging saat ini masih stabil pada kisaran Rp110 ribu per kilogram.

“Pembelinya kebanyakan langganan, jadi tidak terlalu berpengaruh. Biasanya kalau mendekati Lebaran bisa naik. Dulu-dulu kenaikannya sekitar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu,” ujarnya.

Pedagang sembako lainnya, Santi, mengatakan harga bawang merah, bawang putih, dan telur relatif stabil, meskipun sempat mengalami kenaikan.

“Telur sempat naik dari Rp28 ribu, kalau pas naik bisa sampai Rp31 ribu. Harapannya menjelang Lebaran jangan naik tinggi-tinggi, supaya pembeli tidak turun,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Ahmad Luthfi didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas dan Wakil Bupati Suroto, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah dan BUMD terkait. jtgprv

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru