3 Tips Mudah Memilih Timun Suri yang Matang untuk Takjil Buka Puasa
Jakarta, Nawacita | Timun suri muncul musiman saat Ramadan. Buah yang biasa disajikan untuk takjil ini memberikan sensasi segar untuk campuran es. Begini tips memilihnya yang tepat!
Timun suri menjadi salah satu buah yang umum dikonsumsi selama Ramadan tiba. Buah berwarna kuning keemasan ini dapat menyegarkan dahaga ketika buka puasa.
Biasanya timun suri diolah menjadi kreasi es yang menyegarkan. Racikannya cukup sederhana, hanya ditambahkan sirup dan es batu. Bisa juga dijadikan campuran es buah.
Sebagian orang ada juga yang menikmati timun suri begitu saja, karena diketahui mengandung nutrisi penting untuk tubuh. Namun, pastikan untuk menyantap timun suri yang matangnya sempurna, ya!
Baca Juga: Es Teh jadi Andalan saat Buka Puasa, Amankah untuk Pencernaan?
Berikut 3 tips memilih timun suri yang matang sempurna:
1. Perhatikan permukaan kulit
Salah satu ciri khas timun suri matang sempurna bisa dilihat dari permukaan kulitnya. Biasanya bagian kulit timun suri akan terlihat retak.
Kulit timun suri yang retak ini menjadi penanda kalau buah musiman ini matang di pohon. Untuk warna timun suri sendiri tidak begitu signifikan menentukan tingkat kematangan, karena pada dasarnya memang ada yang berwarna kuning atau hijau.
2. Tekstur
Tekstur juga bisa menjadi penentu timun suri mana yang matangnya sempurna. Kamu bisa menekan timun suri secara perlahan, jika teksturnya sudah empuk, artinya matang.
Namun, perhatikan jangan memilih timun suri yang terlalu lembek. Karena, paling enak timun suri yang matang tapi teksturnya masih renyah.
3. Aroma
Perhatikan juga dari segi aromanya. Timun suri yang matang sempurna memiliki aroma harum yang khas.
Kalau aroma harumnya terasa manis segar, artinya timun suri matang sempurna di pohon. Sementara kalau kamu mencium aroma yang berlebihan, artinya timun suri matang secara rekayasa. dtk


