Wednesday, February 25, 2026

Dari Programmer ke Pengusaha Teknologi, Strategi Sukses di Era AI

Dari Programmer ke Pengusaha Teknologi, Strategi Sukses di Era AI

Surabaya, Nawacita.co – Era kecerdasan buatan (AI) menuntut para programmer tidak lagi hanya berperan sebagai penulis kode, tetapi juga menjadi penggerak inovasi dan bisnis teknologi.

Pesan tersebut disampaikan Ibnu Sina Wardy, Founder GITS.ID sekaligus Google Developer Expert (GDE) Cloud & AI, dalam kegiatan Flutter Fusion Surabaya dan kuliah umum di Institut STTS.

Ibnu menegaskan bahwa perkembangan AI telah mengubah cara kerja industri teknologi. Menurutnya, kemampuan menulis kode kini bukan lagi faktor utama pembeda seorang developer.

- Advertisement -

“Code is cheap, context is king. Yang lebih penting sekarang adalah kemampuan memahami konteks bisnis,” ujarnya.

Ia menjelaskan, programmer di era AI harus mampu berevolusi menjadi arsitek solusi sekaligus pemimpin teknologi atau Chief Technology Officer (CTO) di dunia industri.

Baca Juga: Melihat dari Dekat Proyek Visioner Mahasiswa iSTTS, Kecanggihan di Balik Tangan Virtual Pada Layar 

“Dengan memanfaatkan teknologi AI, pengembangan produk digital dapat dilakukan jauh lebih cepat, termasuk membangun Minimum Viable Product (MVP) hanya dalam hitungan menit,” papar Ibnu.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep unfair advantage, yakni memanfaatkan jejaring pribadi dengan pelaku usaha sebagai mitra pengembangan teknologi. Developer didorong untuk menjadi partner teknologi bagi bisnis di sekitarnya, bukan sekadar pekerja teknis.

Ibnu menyebut terdapat tiga pilar utama yang harus dimiliki seorang Tech Founder, yakni pemahaman domain bisnis (domain knowledge), kemampuan merancang sistem (system design), serta cara berpikir berbasis produk (product thinking).

“Kalian harus berani keluar dari zona nyaman dan mulai membangun kolaborasi dengan dunia usaha,” tegasnya.

Menurutnya, masa depan profesi programmer tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh keberanian mengambil peran strategis dalam membangun solusi berbasis teknologi.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru