Monday, February 23, 2026

Tips Atur Pola Tidur agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan

Tips Atur Pola Tidur agar Tubuh Tetap Bugar Selama Ramadan

Jakarta, Nawacita | Pola tidur umat Islam berubah selama ramadan. Bangun untuk sahur, ibadah malam, hingga agenda buka bersama yang bisa berlangsung sampai larut berpotensi memicu kurang tidur bahkan insomnia. Kondisi ini bisa mengganggu jam biologis tubuh dan berdampak pada kesehatan.

Health coach sekaligus dokter spesialis penyakit dalam dr Kasim Rasjidi mengatakan, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan serta kemampuan tubuh berfungsi optimal selama puasa. Agar kebutuhan tidur tercukupi, cobalah untuk tidur sekitar sekitar empat hingga lima jam pada malam hari.

“Cobalah tidur setidaknya empat atau lima jam pada malam hari sebelum bangun untuk sahur dan Sholat Subuh,” kata dr Kasim, Jumat (20/2/2026).

- Advertisement -

Baca Juga: 4 Minuman yang harus Dihindari agar Puasa Tidak Cepat Haus

Selain tidur malam, tidur siang singkat selama 10-30 menit sebelum atau sesudah waktu Dzuhur juga dianjurkan. Tidur singkat ini dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan fokus. Namun, ia mengingatkan untuk memasang alarm agar tidak tidur terlalu lama karena dapat menimbulkan rasa lesu dan lebih mengantuk setelah bangun.

“Tidur siang singkat tapi berkualitas itu selama 10-30 menit, bisa sebelum atau sesudah Dzuhur. Tidur siang dapat memulihkan energi dan tingkat fokus yang menurun. Tapi ingat jangan terlalu lama, nanti malah lesu,” kata dr Kasim.

Selain persoalan durasi tidur, dia juga menekankan bahwa kualitas tidur jauh lebih penting daripada sekadar lamanya waktu tidur. Menurutnya, tidur yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh cara kita mempersiapkan tubuh sebelum tidur, termasuk pola makan saat sahur dan berbuka puasa.

Baca Juga: Sahur hanya Makan Mi Instan? Ini Dampaknya pada Tubuh saat Puasa

Menurut dia, makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan sahur dapat menentukan kenyamanan tubuh, proses pencernaan, serta kemampuan tubuh untuk beristirahat dengan baik. Selama Ramadhan, dr Kasim, menganjurkan untuk menghindari makanan berlemak, manis berlebihan, terlalu pedas, hingga kafein berlebih karena berpotensi menyebabkan gangguan tidur, seperti mulas, perut kembung, atau sulit tertidur.

“Manfaatkan Ramadan untuk bisa mindful eating karena apa yang kita makan dan minum itu sangat berpengaruh pada kualitas tidur. Misal, saat berbuka puasa cukup takjilnya kurma tiga butir. Satu butir kurma punya 40 kalori, artinya tiga butir kurma 120 kalori, cukup untuk mengganti energi,” kata dia.

Untuk meningkatkan kualitas tidur, pastikan ruang tidur dibuat tenang, redup, dan minim cahaya sehingga tubuh lebih cepat terlelap. la pun mengimbau untuk menghindari penggunaan gawai berlebihan menjelang waktu tidur. rpblk

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru