Jamkrida Disiapkan Lebih Kuat, Pemprov Jatim Perluas Akses Modal UMKM
Surabaya, Nawacita – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan pentingnya penguatan lembaga penjaminan daerah sebagai upaya memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha dan mendorong ekonomi rakyat.
Hal itu disampaikan Emil usai rapat paripurna di DPRD Jawa Timur, Senin (23/2/2026), terkait pembahasan penguatan penjaminan melalui Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida). Menurutnya, kapasitas penjaminan harus didukung modal yang memadai serta tata kelola yang baik agar mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Baca Juga: Pemprov Jatim Berikan Subsidi Imbalan Perkebunan, Maksimal 25 Persen Biaya Produksi
Ia menjelaskan, penguatan lembaga penjaminan diharapkan mampu menggerakkan ekonomi daerah sekaligus melengkapi program pemerintah pusat, khususnya dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Kita ingin pajak masyarakat benar-benar kembali ke ekonomi rakyat. Tapi semua harus didukung tata kelola yang baik dan pertimbangan yang matang,” ujarnya.
Emil menyebut, berbagai masukan dari DPRD menjadi bagian penting dalam menyempurnakan kebijakan, termasuk soal optimalisasi laba ditahan guna memperkuat kapasitas penjaminan.
Baca Juga: Pemprov Jatim Dorong Belanja Barang dan Jasa ke UMKM
“Pemprov Jawa Timur sendiri menargetkan perluasan akses pembiayaan hingga menjangkau lebih banyak pelaku UMKM, dari sekitar 100 ribu pelaku usaha saat ini menuju target satu juta pelaku usaha ke depan,” ucap Emil.
Menurut Emil, seluruh catatan dan masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi sebelum keputusan final terkait penguatan Jamkrida ditetapkan. Alus


