Sosok Atlet Cantik Wu Yanni yang Dijuluki Dewi Atletik Asal China, Netizen: Lebih Cocok Jadi Selebritis
JAKARTA, Nawacita – Sosok Atlet Cantik Wu Yanni yang Dijuluki Dewi Atletik, Wu Yanni adalah atlet lari gawang dari China. Punya paras cantik, Wu malah dihujani kritik karena dinilai lebih fokus di luar lapangan daripada latihan keras!
Dilansir dari media, Wu Yanni berusia 27 tahun. Wu dinilai bisa lanjutkan dominasi atletik China di cabor lari gawang.
Teranyar, Wu Yanni pecahkan rekor nasional pada ajang Kejuaraan Dunia, World Athletics Championships di Nanjing. Wu catatan waktu 8,01 detik, hanya terpaut 0,01 detik di belakang pelari peringkat kedua Ackera Nugent dari Jamaika.
Meski begitu, sayangnya Wu gagal jadi juara. Di final, Devynne Charlton dari Bahamas menempati posisi pertama dengan waktu 7,72 detik. Ditaji Kambundji dari Swiss dan Nugent menyusul dengan waktu 7,73 dan 7,74 detik.
Pemecahan rekor nasional Wu tidak mendapat apresiasi lebih. Sebabnya, para pecinta atletik di China menuntut Wu bisa jadi juara dan selanjutnya menangi Olimpiade!
“Kemampuan dan reputasinya tidak sepadan. Da hanya alat pemasaran dan selebritis internet,” tulis seorang pengguna di Weibo.
Baca Juga: Xu Fengcan Pilot Cantik Asal Cina yang Kirim Bantuan ke Gaza Viral di Medsos, Simak Faktanya
Pengguna lain membandingkan popularitas Wu Yanni dengan Liu Xiang, mantan pelari gawang China yang memenangkan medali emas Olimpiade dan dua kejuaraan dunia. ‘Jauh sekali dari level Liu Xiang,’ tulisnya.

Usut punya usut, Wu ternyata cukup aktif di sosial media dan jadi bintang iklan banyak brand. Selain itu, Wu juga dikenal sebagai sosok yang blak-blakan dan punya pertemanan para artis.
Di China, seorang atlet tidak diperbolehkan memamerkan tato di televisi. Wu tidak peduli dengan hal itu. Wu juga terlihat menor dan suka pakai perhiasan ketika kompetisi berlangsung. Itu sudah jadi perdebatan sendiri oleh para pecinta olahraga di China.
Profil Wu Yanni
Lahir pada tahun 1997 di Zigong, Sichuan, Yanni menjadi terkenal karena prestasi atletik dan kepribadian karismatiknya, ia menarik perhatian di media sosial karena tatonya, yang menurutnya melambangkan kepercayaan diri.
Bahkan banyak warganet via media sosialnya mengira Wu sang atlet cantik disangka Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan.
Ia memenangkan kejuaraan nasional pada tahun 2023 dan mencapai final Kejuaraan Asia di Bangkok pada tahun yang sama, tetapi didiskualifikasi karena melakukan start yang salah.
Pada tahun 2024, ia lolos ke Olimpiade pertamanya di Paris, meskipun ia menilai penampilannya sendiri buruk dengan nilai nol, dengan mengatakan bahwa ia “tidak dapat bersaing” dengan lawan lainnya dalam nomor lari gawang 100m.
dtksuamdknws.


