Jatim Siapkan 11 Ribu Kuota Mudik Gratis Lebaran 2026
Surabaya, Nawacita – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan program mudik gratis untuk sekitar 11 ribu pemudik pada Lebaran 2026. Program ini mencakup angkutan darat dan laut sebagai upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi sekaligus menekan angka kecelakaan.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, mengatakan mudik gratis jalur laut akan dimulai pada 8 Maret 2026 dengan enam kali perjalanan pulang-pergi yang diperkirakan mampu mengangkut sekitar 3.000 penumpang.
“Pemberangkatan perdana rencananya akan dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Jawa Timur pada 15 Maret,” Ungkap Nyono, dikonfirmasi (21/2/206).
Baca Juga: Mudik Gratis BUMN 2026 Resmi Dibuka, Kuota Capai 100 Ribu Peserta
Sementara untuk jalur darat, disiapkan sekitar 200 bus yang terdiri dari 25 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 100 bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), serta 75 bus dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.
“Kapasitas angkutan darat diperkirakan mencapai 8.000 penumpang selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung 16 hari,” ucap Nyono.
Selain penumpang, Nyono menyampaikan pihak Dishub Jatim juga menyediakan layanan angkutan sepeda motor sebanyak 200 unit menuju enam daerah tujuan, yakni Madiun, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Jember, dan Banyuwangi.
“Skema ini memungkinkan pemudik naik bus, sementara sepeda motor diangkut menggunakan truk,” tuturnya.
Baca Juga: Pemprov Jateng Siapkan Ratusan Armada Bus dan Kereta Api untuk Mudik Gratis Lebaran 2026
Menurut Nyono, program mudik gratis terbukti mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, program serupa dapat mengurangi angka kecelakaan hingga 3–5 persen selama masa angkutan Lebaran.
“Pendaftaran mudik gratis jalur darat dibuka secara daring pada 2–5 Maret dan dilanjutkan pendaftaran luring mulai 8 Maret. Sedangkan pendaftaran angkutan laut dilakukan melalui sistem daring milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebelum keberangkatan dimulai,” Imbuh Nyono.
Dengan kapasitas total sekitar 11 ribu penumpang, program ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan perjalanan masyarakat selama musim mudik. Alus


