Friday, February 20, 2026

Pemprov Jatim Kawal Kualitas MBG, Wilayah Terpencil Jadi Perhatian

Pemprov Jatim Kawal Kualitas MBG, Wilayah Terpencil Jadi Perhatian

Surabaya, Nawacita.co – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan komitmen Pemprov Jatim dalam mengawal kualitas dan perluasan jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Sanitasi (SLHS) Jawa Timur saat ini berada di atas rata-rata nasional. Selain itu, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional juga tergolong tinggi, yakni 3.269 unit dengan penerima manfaat mencapai sekitar 8,39 juta jiwa.

“Yang kita utamakan hari ini adalah menjaga kualitas. SLHS menjadi salah satu ikhtiar untuk memastikan makanan yang diterima anak-anak benar-benar layak dan aman,” paparnya saat dikonfirmasi Jum’at, (20/2/02025).

- Advertisement -

Meski demikian, Emil mengakui masih ada tantangan di lapangan. Sejumlah SPPG tercatat sudah terdaftar namun belum beroperasi.

Baca Juga: Tak hanya MBG, Zulhas Minta Daerah Kendalikan Harga Pangan

“Ada pula wilayah terpencil dan kepulauan yang membutuhkan skema khusus, terutama kawasan 3T (terdepan, terluar, tertinggal),” ujar Emil.

Ia menjelaskan, dari target 31 SPPG di wilayah terpencil, 12 unit telah rampung dibangun, termasuk di Lumajang, Ponorogo, dan Kepulauan Sumenep. Khusus Sumenep, sebanyak 21 SPPG tersebar di 10 kecamatan kepulauan, dengan hampir separuhnya telah beroperasi.

“Ini sedang disempurnakan bersama Kemenko Pangan dan Badan Pangan. Harapannya, petani lokal terserap dan distribusi makin efisien,” katanya.

Emil memastikan Pemprov Jatim akan terus mengoordinasikan Satgas daerah, memperkuat sistem pengawasan, serta memastikan kualitas dan pemerataan layanan MBG terus meningkat di seluruh pelosok Jawa Timur.

Reporter: Alus

RELATED ARTICLES
bank jatim
- Advertisment -

Terbaru