Skizofrenia Dominasi Kasus Gangguan Jiwa di Jawa Timur, RS Menur Catat Ribuan Pasien
Surabaya, Nawacita – Pada data yang diberikan oleh RS Menur Surabaya, pengidap ganggua jiwa yang rentan dihadapi oleh masyarakat Jawa Timur rata-rata mengidap Skizofrenia.
Hal itu disampaikan oleh, Direktur RS Menur Surabaya, drg. Vitria Dewi, M.Si, mengatakan skizofrenia menjadi gangguan terbanyak baik pada layanan rawat jalan maupun rawat inap.
“Pada rawat jalan, skizofrenia tercatat 17.826 kunjungan, disusul gangguan perkembangan pervasif 7.952 kunjungan, serta gangguan hiperkinetik 2.371 kunjungan,” jelas Vitria saat dikonfirmasi pada Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga: 77 Ribu Kunjungan dalam Setahun, Usia Produktif Paling Banyak Datangi RS Menur
Sementara pada layanan rawat inap, skizofrenia juga mendominasi dengan 4.984 pasien, diikuti gangguan psikotik nonorganik 480 pasien, serta gangguan mental akibat disfungsi otak dan penyakit fisik sebanyak 420 pasien.
Vitria juga mengungkapkan, rata-rata lama rawat inap pasien kini hanya 14 hari, jauh lebih singkat dibandingkan beberapa tahun lalu yang bisa mencapai 35–40 hari.
“Setelah rawat inap, kondisi pasien umumnya sudah membaik. Tapi tetap harus minum obat dan kontrol rutin agar tidak kambuh,” tegasnya.
RS Menur pun terus mendorong masyarakat untuk tidak ragu mencari bantuan profesional, sekaligus meningkatkan kesadaran bahwa gangguan mental dapat dialami siapa saja dan perlu ditangani secara serius. Alus

