Saturday, February 14, 2026

Jelang Setahun Kepemimpinan Gubernur-Wagub Jateng, Program Speling Sudah Layani 88.979 Warga

Jelang Setahun Kepemimpinan Gubernur-Wagub Jateng, Program Speling Sudah Layani 88.979 Warga

Semarang, Nawacita | Jelang satu tahun kepemimpinan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, program layanan dokter spesialis keliling (Speling) telah menjangkau 891 desa di 398 kecamatan. Program itu setidaknya sudah melayani ada 88.979 warga.

Sebagai informasi, program  Speling kali pertama diluncurkan sebagai salah satu program prioritas Luthfi-Yasin pada Maret 2025. Sejak itu, para dokter turun langsung ke desa-desa untuk memberikan layanan cek kesehatan dan konsultasi kesehatan secara gratis. Target sasarannya ada 1.278 desa sasaran.

“Jawa Tengah sudah mendukung penuh tentang cek kesehatan gratis,” kata Ahmad Luthfi, saat mendampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau cek kesehatan gratis di Puskesmas Pandanaran, Kota Semarang, Selasa (10/2/2026).

- Advertisement -

Program tersebut selain melayani pemeriksaan kesehatan sacara umum, juga pemeriksaan kesehatan untuk penyakit tertentu yang dilakukan oleh dokter spesialis. Meliputi pemeriksaan tuberkulosis (TBC), kanker serviks, termasuk pemeriksaan rutin antenatal care (ANC) terhadap ibu hamil dan pemeriksaan gratis untuk penyandang disabilitas. Bahkan juga ada pemeriksaan kesehatan jiwa oleh dokter spesialis jiwa.

Baca Juga: Perluas Akses Pendidikan di Pati, Pemprov Jateng Bakal Bangun SMA Negeri di Tambakromo dan Jaken

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah per 9 Februari 2026, 88.979 orang telah tersentuh Speling. Terdiri atas 11.777 orang diberikan layanan ANC Ibu Hamil, 4.230 orang diperiksa kanker serviks, 24.997 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan jiwa, dan 39.031 orang dilayani pemeriksaan tuberkulosis, dan sisanya pemeriksaan terkait beberapa penyakit lain.

Dalam praktiknya, Program Speling juga diintegrasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digagas oleh pemerintah pusat. Selama 2025, sebanyak 13.789.318 orang warga Jateng yang melakukan memanfaatkan CKG. Sementara, hingga 9 Februari 2026, sudah 1.045.924 orang yang terlayani program tersebut.

Luthfi mengatakan, masyarakat Jawa Tengah sudah memiliki kesadaran untuk memeriksakan kesehatannya.

Baca Juga: Jateng Bidik Wisatawan Timur Tengah, Ekonomi Halal Jadi Motor Utama Pembangunan 2027

“Program terkait dokter spesialis keliling itu yang menjadi andalan kita, sehingga masyarakat desa betul-betul terlayani dengan dokter spesialis. Untuk CKG, Jawa Tengah nomor satu nasional,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, program cek kesehatan gratis (CKG) merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yang sudah berjalan sepanjang tahun lalu. Pada 2026 ini, CKG tidak hanya sekadar pengecekan kesehatan tetapi sudah meliputi pengobatan.

“Obatnya langsung diberikan setelah pemeriksaan. Penyakit seperti darah tinggi dan gula itu yang harus dijaga, jangan dianggap enteng, karena itu bisa menyerang ke organ lainnya termasuk jantung kalau dibiarkan. Itu penting untuk menjaga kita tetap sehat,” ujarnya. jtgprv

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru