Saturday, February 14, 2026

Cabor Baru, Vika Terpilih Jadi Ketua Secara Aklamasi di Muskab PBPI Bojonegoro 2026

Cabor Baru, Vika Terpilih Jadi Ketua Secara Aklamasi di Muskab PBPI Bojonegoro 2026

Bojonegoro,  Nawacita – Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kabupaten Bojonegoro menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Tahun 2026 sebagai langkah awal memperkuat organisasi dan pembinaan cabang olahraga padel di daerah, Kamis (12/2/2026). Dalam Muskab tersebut juga dilakukan pemilihan Ketua Umum PBPI Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini dihadiri Ketua KONI Bojonegoro Sahari, perwakilan PBPI Jawa Timur Rudi Riesdianto yang hadir secara daring, serta Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Ahmad Supriyanto.

Dalam sambutannya, Ketua KONI Bojonegoro Sahari menegaskan bahwa olahraga adalah soal prestasi. “Yang dihitung dalam olahraga adalah berapa medali yang diraih, bukan sekadar prosesnya. Setelah musyawarah ini, tunjukkan prestasi,” tegasnya.

- Advertisement -
Pengurus PBPI Kabupaten Bojonegoro foto bersama usai Musyawarah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026. (foto: Prapto/Nawacita).

Ia mengingatkan bahwa menjadi atlet membutuhkan pengorbanan besar. Waktu istirahat, belajar, hingga kebersamaan dengan keluarga sering kali harus dikorbankan demi latihan. Karena itu, Sahari mengajak seluruh pengurus memberi contoh dan mendukung penuh pembinaan atlet.

“Jangan menyuruh orang lain jadi atlet, tetapi anak sendiri tidak boleh. Mari beri contoh,” ujarnya.

Sahari juga menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang baik. Seluruh proses musyawarah harus berjalan sesuai aturan dan dimusyawarahkan dengan matang. Dalam kepengurusan, ketua yang terpilih nantinya diharapkan mampu menahkodai organisasi, sementara jajaran struktural lainnya mendukung penuh demi tercapainya prestasi, khususnya pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).

Padel sendiri merupakan cabang olahraga baru di Bojonegoro dan ditargetkan bisa masuk serta berprestasi pada Porprov 2027. Setelah terbentuk kepengurusan definitif, agenda berikutnya adalah penataan organisasi, penyusunan program kerja, dan fokus pada pembinaan atlet.

“Diharapkan, Muskab ini melahirkan kepengurusan yang kredibel dan mampu membina olahraga padel secara lebih baik sehingga menghasilkan prestasi membanggakan bagi Bojonegoro,” harap Sahari.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov PBPI Jawa Timur, Rudi Riesdianto, dalam sambungan Zoom menyampaikan bahwa tujuan utama pembentukan PBPI di daerah adalah mencetak prestasi. Ia berharap PBPI Bojonegoro terbentuk secara solid dan segerq mampu melahirkan bibit-bibit atlet muda potensial yang kelak mewakili Jawa Timur.

“Agenda terdekat adalah Porprov. Bojonegoro harus siap dengan atletnya, termasuk pembinaan usia dini. Sesuai mandat KONI Jatim, kita tidak boleh ketinggalan di cabang olahraga ini. Padel juga sudah memiliki perwakilan di tingkat PON,” jelas Rudi.

Ia menambahkan, di tingkat nasional perkembangan padel cukup pesat. Sirkuit Nasional (Sirnas) telah berjalan, bahkan sudah digelar dua turnamen internasional. Tahun ini direncanakan enam turnamen di Indonesia. Karena itu, ia berharap Bojonegoro bisa ambil bagian dalam Sirnas sekaligus menjadi ajang pembuktian dan tolok ukur perkembangan padel di daerah.

Rudi juga menegaskan bahwa organisasi olahraga pada dasarnya adalah bentuk pengabdian yang menuntut banyak pengorbanan. Namun, semua akan terbayar ketika atlet mampu mempersembahkan prestasi bagi daerah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Komisi C DPRD Bojonegoro Rekomendasikan Program CSR Kembali ke Khittah sesuai Perda dan Perbup

“Pengprov PBPI Jatim siap memberikan dukungan, terutama dalam hal kebutuhan administrasi yang diperlukan,” tegasnya.

Dalam Muskab PBPI tahun 2026, Vika Ratih Wijaya terpilih secara aklamasi disepakati bersama menjadi Ketua PBPI Kabupaten Bojonegoro tahun 2026-2031. Dalam sambutannya, Vika menyampaikan visi-misinya yakni, mengembangkan olah raga padel agar lebih dikenal masyarakat di Bojonegoro, meningkatkan pembinaan atlet serta kualitas kompetisi, dan memperkuat kebersamaan profesionalitas dalam organisasi.

“Sudah ada atlet padel di Bojonegoro, dulu belum ada yang menaungi. Dengan adanya PBPI Kabupaten Bojonegoro, bisa mengembangkan atlet untuk lebih bisa berprestasi,” ujar Vika yang juga terkenal sebagai Master of Ceremony (MC) ini.

Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Supriyanto mengucapkan selamat atas terbentuknya PBPI Bojonegoro dan terpilihnya Vika sebagai ketua. “Harapan kami, karena cabang olah baru di Bojonegoro, bisa menampung anak-anak muda serta menambah prestasi ke depannya di Kabupaten Bojonegoro. Kami mendukung penuh cabor baru, harapan akan banyak cabor olahraga baru yang bermunculan untuk menjadi wadah anak muda atlit masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” harapnya.

Reporter: Parto Sasmito 

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru