Pertamina EP Cepu Ajak Awak Media Hidup Sehat Tanpa Batas
Bojonegoro, Nawacita – Operator Lapangan Gas Jambaran Tiung Biru (JTB) di Kabupaten Bojonegoro, PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Regional 4 Zona 12 mengajak awak media untuk hidup sehat tanpa batas, melalui kegiatan Wellnes For Media Bojonegoro, Selasa (10/2/2026) sore. Kegiatan yang diikuti puluhan wartawan itu, menghadirkan narasumber ahli patologi anatomi, dr, Shinta Andi Sarasati Sp. PA, FIC.
Manager Relations & CID PEPC, Rahmad Drajat menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada wartawan, karena progra ini juga hangat di Pertamina, bagaiman kesadaran akan pentingnya hidup sehat. Selain itu, melaluli kegiatan ini, diharapkan menciptakan ekosistem yang sehat sebagai sarana memperkuat kolaborasi dengan awak media dengan santai, sehat dan interaktif.
“Melalui kegiatan olah raga bersama, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan koordinasi yang selama ini terjalin dalam konteks profesional,” ujar Rahmat.
Dalam sesi materi, dr Saras menjelaskan tentang patologi anatomi yakni ilmu yang mempelajari tentang proses terjadinya penyakit pada seseorang. Semua hasil operasi pasien dikembalikan kepadanya untuk dilihat di mikroskop apakah jinak atau ganas.
“Jabatan saya sangat penting, yakni Panglima Intip di mikroskop,” guranya.
Baca Juga: PEPC Zona 12 Tegaskan Komitmen pada Program Lingkungan dan Pemberdayaan Ekonomi di Bojonegoro
Lulusan Patology Anatomy Residence Program dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu menerangkan tentang wellnes. Yakni, kesadaran untuk hidup sehat, sadar secara fisih lahir dan batin untuk mengusahakan hidup sehat, tidak hanya dari prilaku hidup sehat saja, tapi konsumsi makanan, dan olah raga juga masuk dalam wellnes.
Menurutnya, isu wellnes tidak hanya menyehatkan masyarakat tapi juga dompet bagi investor. Sebab, nilainya mencapai 5,6 triliun US dollar, dengan adanyak produk kecantikan,, makanan, minuman, serta alat kesehatan. Namun, melalui wellnes, tidak perlu terjebak dalam industri tersebut.
“Wellnes adalah mindset, tak harus mengeluarkan banyak biaya. Yang penting membangun pondasi, dan ditanamkan sebagai tujuan akhir, dengan konsisten membangun daya tahan sebagai cikal bakal kalau sehat kita akan bahagia. Itu tidak bisa dibangun satu har, tapi harus konsisten,” ulas dr. Salas.
Usai pemaparan materi, para awak media mengikuti senam bersama yang dipandu 2 instruktur senam. Meski tampak tidak pernah mengikuti senam, namun para wartawan semangat mengikuti gerakan instruktur sekitar 30 menit hingga badan bermandikan keringat.
Reporter: Parto Sasmito

