Friday, February 13, 2026

Pemkot Surabaya Prioritaskan Rutilahu untuk Warga Desil 1–5

Pemkot Surabaya Prioritaskan Rutilahu untuk Warga Desil 1–5

Surabaya, Nawacita | Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan akan memprioritaskan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 5. Kebijakan tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan arahan pemerintah pusat.

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, selama ini banyak bantuan yang masuk sehingga perlu dilakukan penataan ulang agar sesuai dengan aturan terbaru.

“Jadi kita akan lihat, kita akan tata, karena banyak (bantuan) yang masuk ya, kita tata lagi dari hanya desil 1 sampai 5,” ucap Eri, Selasa (10/2/2026).

- Advertisement -

Ia menjelaskan, sebelumnya bantuan Rutilahu masih bisa diberikan kepada warga di atas desil 5. Namun, sesuai arahan Presiden, kini bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat dengan tingkat kesejahteraan terendah.

Baca Juga: BP3KP Jawa IV Apresiasi Penyerahan 100 Rumah Renovasi dari Yayasan Buddha Tzu Chi ke Pemkot Surabaya

“Kalau dulu di atas lima pun masuk semua, sekarang kan Pak Presiden sudah mengatakan (desil) 1 sampai 5, ya kita dahulukan dulu,” tegasnya.

Menurut Eri, langkah yang selama ini dilakukan Pemkot Surabaya sebenarnya sudah berada di jalur yang benar. Hanya saja, ke depan penyaluran bantuan harus lebih tertib dan berkeadilan. Ia pun mengajak seluruh warga Surabaya yang diberi rezeki lebih untuk ikut bergotong royong membantu sesama.

“Saya berharap seluruh warga Kota Surabaya yang diberikan rezeki oleh Tuhan, ayo sama-sama kita membangun gotong royong, membantu saudara-saudara kita untuk saling memberikan yang terbaik. Kita ini bersatu, satu keluarga, saling membantu satu dengan yang lainnya, dengan cinta,” tuturnya.

Baca Juga: Yayasan Buddha Tzu Chi Renovasi 500 Rumah Tak Layak Huni di Surabaya, 100 Unit Telah Diserahkan ke Pemkot

Eri juga mengungkapkan bahwa Pemkot Surabaya telah membangun dan merenovasi lebih dari 7.000 rumah melalui program Rutilahu. Namun, sebagian rumah tersebut tidak seluruhnya masuk dalam kategori desil 1 sampai 5, melainkan karena kondisi darurat seperti rumah yang roboh.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap program Rutilahu dapat berjalan lebih adil, tepat sasaran, dan benar-benar menyentuh warga yang paling membutuhkan.

“Yang penting kita akan data, nanti datanya kita sampaikan. Karena kita punya target sudah selesai desil 1 sampai 5. Nah sekarang biar adil, biar sesuai aturan, biar sesuai dengan urutan, ya kita utamakan desil 1 sampai 5,” pungkasnya.

Reporter : Rovallgio

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Terbaru